Polisi Tangani Penemuan Jenazah di Kawasan Hutan Desa Kelubi

Polisi Tangani Penemuan Jenazah di Kawasan Hutan Desa Kelubi

 

Polres Belitung Timur – Hubungan Masyarakat, Manggar. Jajaran Polres Belitung Timur melalui Polsek Manggar bersama Unit Identifikasi Satreskrim Polres Belitung Timur melakukan penanganan atas penemuan sesosok mayat laki-laki di kawasan hutan tepi Jalan Aik Setebun, Dusun Birah, Desa Kelubi, Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur, Jumat (06/11/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.

 

Setelah menerima informasi dari masyarakat, pihak kepolisian segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan tempat kejadian perkara (TKP). Unit Identifikasi turut melakukan pemeriksaan awal serta membantu proses identifikasi terhadap jenazah guna memastikan identitas korban.

 

Korban diketahui bernama Izudin Abdurahman Hafidzallah (20), warga Dusun Kelubi II, Desa Kelubi, yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak 19 Oktober 2026.

 

Penemuan bermula ketika seorang warga bernama Desi melintas di Jalan Aik Setebun dan mencium aroma tidak sedap dari kawasan hutan di seberang jalan. Karena mengingat adanya warga yang dilaporkan hilang, saksi kemudian mengajak rekannya untuk melakukan pengecekan. Setelah masuk sekitar 20 meter dari tepi jalan, keduanya menemukan sesosok mayat laki-laki dalam kondisi telah mengalami pembusukan.

 

Berdasarkan keterangan keluarga, korban merupakan anak berkebutuhan khusus. Sebelumnya, pencarian terhadap korban telah dilakukan selama tiga hari dengan melibatkan BPBD, Bhabinkamtibmas, dan masyarakat setempat.

 

Dalam penanganan peristiwa tersebut, pihak keluarga menyatakan menolak dilakukan autopsi dan bersedia membuat surat pernyataan penolakan autopsi.

 

Polres Belitung Timur mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi maupun menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya serta mempercayakan penanganan peristiwa kepada pihak kepolisian.

 

Polres Belitung Timur berkomitmen untuk memberikan pelayanan dan penanganan setiap peristiwa secara profesional, transparan, dan humanis.*Ptytsl

Detikperistiwa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Budayakan. Rasa malu dan jangan mengcopy  karya orang lain