KARANGASEM | detikperistiwa.co.id
Kepolisian Sektor (Polsek) Bebandem terus mengintensifkan pendekatan humanis di tingkat akar rumput melalui program inovatif “NGOBAR POLMAS” (Ngopi Bareng Polisi Bersama Masyarakat Serap Informasi). Langkah ini diambil guna mempererat komunikasi, menyerap informasi kamtibmas secara langsung, sekaligus memberikan edukasi penting mengenai pencegahan tindak kriminal dan penyalahgunaan narkotika di lingkungan keluarga.
Kegiatan tatap muka kali ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Bebandem, AKP I G.N.B. Suastawan, S.H., M.H., didampingi PS. Kanit Binmas Aiptu I Ketut Surawan dan Bhabinkamtibmas Desa Bungaya Aiptu I Komang Gede. Pertemuan santai namun sarat makna ini berlangsung di Banjar Dinas Beji, Desa Bungaya, Kecamatan Bebandem, Kabupaten Karangasem. pada Senin (25/5/2026) dari pukul 10.00 hingga 11.10 WITA.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Penyarikan Desa Adat Bungaya, De Salah Sutama, beserta sejumlah perwakilan warga masyarakat setempat.
Dalam arahannya, Kapolsek Bebandem AKP I G.N.B. Suastawan, S.H., M.H., menekankan beberapa poin krusial yang memerlukan atensi bersama dari seluruh lapisan masyarakat:
Pembinaan Remaja dan Bahaya Narkoba: Kapolsek secara khusus mengajak para orang tua untuk lebih ketat membimbing dan mengawasi putra-putrinya. Masyarakat diimbau bentengi generasi muda agar menjauhi jeratan narkoba serta aksi balap liar yang kerap memicu jatuhnya korban jiwa dan merusak masa depan.
Kewaspadaan Pencurian Ternak: Menjelang Hari Raya Idul Adha, peternak sapi maupun kambing diminta meningkatkan pengamanan swakarsa untuk mempersempit ruang gerak pelaku pencurian hewan ternak.
Bijak Bermedia Sosial: Warga diharapkan cerdas memilah informasi dan tidak mudah terprovokasi oleh berita bohong (hoax) yang dapat memecah belah persatuan.
Toleransi Beragama: Mengingat keberagaman sosiologis di Desa Bungaya, Kapolsek menegaskan pentingnya memupuk harmoni dan kerukunan dengan warga Muslim demi terciptanya toleransi yang berkelanjutan.
”Kehadiran kami lewat ruang dialog santai ini adalah untuk memecah kekakuan komunikasi antara Polri dan masyarakat. Kami berharap warga tidak sungkan untuk melapor sekecil apa pun potensi kerawanan di lingkungannya, termasuk jika melihat adanya indikasi peredaran narkoba atau kenakalan remaja, agar bisa segera kami tindak lanjuti sebelum meluas,” tegas AKP I G.N.B. Suastawan.
Merespons program tersebut, Penyarikan Desa Adat Bungaya, De Salah Sutama, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif Polsek Bebandem yang konsisten turun ke lapangan. Pihak Desa Adat berkomitmen penuh untuk mengaktifkan koordinasi antarwarga, meningkatkan sistem pengamanan lingkungan, serta memperkuat benteng moral remaja dari ancaman narkotika dan kriminalitas.
Seluruh rangkaian kegiatan Ngobar Polmas berjalan dengan aman, tertib, dan khidmat, serta berhasil memperkokoh kemitraan strategis antara Polri dan masyarakat di wilayah hukum Polsek Bebandem.
Sby












