Hendak Mandi, Pekerja 24 Tahun Terpeleset ke Sungai Comal Tenggelam Ditemukan Tewas

*Hendak Mandi, Pekerja 24 Tahun Terpeleset ke Sungai Comal Tenggelam Ditemukan Tewas*

Dilansir dari.
*INewsPantura.id, Pemalang jateng -* Di Publikasikan Oleh detikperistiwa.co.id.

Pemalang Jawa Tengah:
Peristiwa tragis terjadi di Sungai Comal, tepatnya di bawah jalur rel kereta api wilayah Desa Ujunggede, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, pada Senin (12/10) sore. Seorang pekerja bernama Aceng Subarna (24) dilaporkan tenggelam saat hendak mandi di sungai tersebut. Setelah dilakukan pencarian oleh tim gabungan, korban akhirnya ditemukan pada pukul 17.45 WIB dalam kondisi meninggal dunia.

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Pemalang, peristiwa itu bermula sekitar pukul 15.20 WIB. Korban yang hendak mandi diduga terpeleset hingga jatuh ke aliran Sungai Comal dan tenggelam.

Saat kejadian, korban diketahui mengenakan kaus hitam lengan pendek dan celana pendek.
Informasi mengenai kejadian tersebut kemudian ditindaklanjuti BPBD Kabupaten Pemalang dengan berkoordinasi bersama unsur terkait untuk melakukan pencarian dan penanganan di lokasi.
Tim gabungan yang terlibat dalam operasi pencarian terdiri atas Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Pemalang, BASARNAS, PMI, Damkar Satpol PP Kabupaten Pemalang, Polsek Comal, serta Pemalang Rescue.

Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil. Pada pukul 17.45 WIB, korban ditemukan tidak jauh dari lokasi awal kejadian dalam kondisi meninggal dunia.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati ketika beraktivitas di sungai, terutama saat hendak mandi atau berada di tepian sungai yang berpotensi licin dan memiliki arus berbahaya.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pemalang, Agus Ikmaludin, S.E., M.M., mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sungai maupun lokasi lain yang berpotensi menimbulkan keadaan darurat.

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati ketika beraktivitas di sungai. Kondisi tepian yang licin, kedalaman air yang tidak diketahui, serta arus sungai dapat membahayakan keselamatan. Jangan mengabaikan faktor keselamatan, sekalipun aktivitas yang dilakukan terlihat sederhana.” Ujar Agus.

Ia juga  mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan kejadian darurat kepada petugas sehingga penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.
BPBD Kabupaten Pemalang mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan diri dan lingkungan serta tidak mengambil risiko saat menghadapi kondisi yang membahayakan.
Peristiwa tenggelamnya Aceng Subarna menjadi duka sekaligus peringatan bahwa kewaspadaan terhadap potensi bahaya di lingkungan sekitar sangat penting untuk mencegah kejadian serupa.

Sumber rilis ( Ragil).

Oleh : Mujihartono Kaperwil Jateng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Budayakan. Rasa malu dan jangan mengcopy  karya orang lain