Jelang Hari Jadi Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Ditlantas Polda Sulsel Bagikan Sembako ke Panti Asuhan

Makassar, detikperistiwa.co.id – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Selatan memilih memperkuat kedekatan dengan masyarakat menjelang peringatan Hari Jadi Lalu Lintas Bhayangkara ke-71. Sejumlah personel turun langsung menyalurkan bantuan kepada anak-anak panti asuhan dan warga yang membutuhkan.

Kegiatan bakti sosial tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 yang mengusung tema “Polantas Presisi, Mengabdi untuk Negeri”.

Bantuan yang diberikan berupa paket sembako. Penyaluran dilakukan dengan menyasar kelompok masyarakat yang dinilai membutuhkan perhatian dan dukungan.

Dirlantas Polda Sulsel Kombes Pol Pria Budi mengatakan kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda sosial dalam rangkaian peringatan hari jadi. Menurutnya, kegiatan itu menjadi bentuk kehadiran Polantas di tengah masyarakat.

“Keberadaan personel lalu lintas di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui penguatan solidaritas sosial dan pelayanan yang humanis,” kata Pria Budi.

Mantan Kapolres Pare-Pare itu menyebut semangat kepedulian tersebut sejalan dengan “KARIB MAPPATABE”  yang terus didorong jajaran lalu lintas Polda Sulsel.

Melalui kegiatan tersebut, personel Ditlantas berupaya membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat. Pendekatan sosial diharapkan dapat memperkuat kemitraan antara kepolisian dan warga.

Sementara itu, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Sulsel Kompol Mamat Rahmat mengatakan bantuan sembako diberikan kepada anak-anak panti asuhan dan masyarakat kurang mampu.

“Bantuan itu diharapkan dapat memberikan manfaat langsung sekaligus memperkuat hubungan kemitraan antara kepolisian dan masyarakat, khususnya kelompok rentan yang memerlukan perhatian bersama,” ujar Mamat.

Selain membawa bantuan kebutuhan pokok, personel Ditlantas juga memanfaatkan kegiatan tersebut untuk menyampaikan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat.

Pesan yang disampaikan berkaitan dengan kepatuhan terhadap rambu-rambu dan marka jalan. Masyarakat juga diingatkan untuk menggunakan helm yang memenuhi standar keselamatan saat berkendara.

Edukasi tersebut menjadi bagian dari upaya Polantas membangun kesadaran masyarakat agar tidak hanya tertib ketika ada petugas di jalan.

Keselamatan, kata jajaran Ditlantas, perlu ditempatkan sebagai kebutuhan utama setiap kali masyarakat beraktivitas di jalan raya.

Dengan menggabungkan kegiatan sosial dan edukasi lalu lintas, peringatan Hari Jadi Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 diharapkan tidak berhenti pada seremoni.

Jajaran Ditlantas Polda Sulsel ingin momentum tersebut menjadi ruang untuk memperkuat pelayanan sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat.

Semangat “Polantas Presisi, Mengabdi untuk Negeri” pun diterjemahkan melalui kehadiran personel, baik dalam memberikan pelayanan lalu lintas maupun membantu masyarakat yang membutuhkan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Budayakan. Rasa malu dan jangan mengcopy  karya orang lain