Breaking News
Warga Padati Pembukaan Alunan Budaya Pringgasela 2026, Festival Budaya Jadi Simbol Kebersamaan dan Kebangkitan Tradisi Bangun Sinergi dengan Ulama dan Dunia Pendidikan, Kapolres Lombok Timur Pererat Kemitraan Bersama Yayasan Hamzanwadi NWDI Perkuat Kebersamaan dengan Ulama, Kapolres Lombok Timur Sambangi Ponpes NW Anjani PAC Pemuda Pancasila Kecamatan,Buduran Kabupaten,Sidoarjo Gelar Rapat Koordinasi Triwulanan, Perkuat Soliditas dan Siapkan Agenda Agustus Perkuat Kolaborasi Antar Lembaga, Kapolres Lombok Timur dan Kejari Selong Sepakat Tingkatkan Koordinasi Penegakan Hukum Lombok Timur – Semangat membangun kerja sama yang semakin erat antar aparat penegak hukum terus diperkuat di Kabupaten Lombok Timur. Hal itu terlihat dari pertemuan antara jajaran Polres Lombok Timur dan Kejaksaan Negeri Selong yang berlangsung di Kantor Kejaksaan Negeri Selong, Kamis (16/7/2026). Kapolres Lombok Timur, AKBP Ariakta Gagah Nugraha, S.I.K., M.H., hadir bersama sejumlah pejabat utama Polres, di antaranya Kasat Reskrim, Kasat Lantas, dan Kasat Narkoba. Kehadiran rombongan disambut langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Selong, I Gusti Ayu Agung Fitria Chandrawati, S.H., M.H., didampingi Kepala Seksi Tindak Pidana Umum. Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang diskusi untuk memperkuat koordinasi dalam pelaksanaan tugas masing-masing institusi. Berbagai isu terkait penegakan hukum, komunikasi antar lembaga, hingga upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat menjadi bagian dari pembahasan kedua belah pihak. AKBP Ariakta Gagah Nugraha mengatakan bahwa sinergi yang kuat antara kepolisian dan kejaksaan merupakan elemen penting dalam menciptakan proses penegakan hukum yang berjalan efektif. Menurutnya, setiap tahapan penanganan perkara membutuhkan komunikasi yang baik agar seluruh proses dapat terlaksana secara profesional dan sesuai dengan ketentuan hukum. Ia juga menegaskan bahwa hubungan yang harmonis antara Polres Lombok Timur dan Kejaksaan Negeri Selong harus terus dipelihara. Dengan koordinasi yang semakin intensif, kedua institusi diharapkan mampu menghadapi berbagai tantangan dalam pelaksanaan tugas sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap aparat

Kapolda Sulsel Lantik 945 Bintara Polri Kemampuan Brimob dari 15 Polda

Makassar, detikperistiwa.co.id – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Selatan, Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro, melantik dan mengambil sumpah 945 siswa Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Kemampuan Brimob Gelombang I Tahun Anggaran 2026.

Pelantikan berlangsung di Lapangan Upacara SPN Batua Polda Sulsel, Kamis (04/06/2026), itu menandai berakhirnya masa pendidikan para siswa yang kini resmi menyandang pangkat Brigadir Polisi Dua (Bripda).

Dalam upacara tersebut, Kapolda Sulsel didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Sulsel Ny. Upi Djuhandhani. Turut hadir unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulsel, Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Gidion Arif Setyawan, para pejabat utama Polda Sulsel, Kapolrestabes Makassar, serta jajaran pengurus Bhayangkari.

Sebanyak 945 Bintara yang dilantik berasal dari 15 Polda pengiriman, yakni Polda Sulawesi Selatan, Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Riau, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, dan Papua Tengah.

Dalam amanat Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri yang dibacakannya, Irjen Pol Djuhandhani menegaskan bahwa pelantikan bukanlah akhir dari proses pembelajaran, melainkan awal pengabdian sebagai anggota Polri.

“Mulai hari ini para Bintara remaja telah resmi menyandang pangkat Brigadir Polisi Dua. Hal ini berarti pada diri saudara telah melekat tugas, kewajiban, dan tanggung jawab yang harus dilaksanakan dengan penuh kesungguhan dalam mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Djuhandhani.

Menurut dia, para Bintara remaja memiliki tanggung jawab menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, memberikan perlindungan, pengayoman, serta pelayanan kepada masyarakat, sekaligus menegakkan hukum secara profesional dan berkeadilan.
Ia juga mengingatkan para personel baru untuk menjadikan nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya sebagai pedoman dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Irjen Djuhandhani meminta para lulusan menjaga integritas dan menghindari segala tindakan yang dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

“Laksanakan tugas mulia ini dengan tulus dan ikhlas, serta hindari segala perbuatan yang dapat mencederai kepercayaan masyarakat dan institusi Polri,” katanya.

Sementara itu, Kepala SPN Batua Polda Sulsel Kombes Pol Syamsu Ridwan mengungkapkan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan pendidikan hingga pelantikan para Bintara Brimob tersebut.

“Alhamdulillah, hari ini tanggal 4 Juni 2026 kami telah menyelesaikan seluruh rangkaian upacara penutupan pendidikan, pelantikan, dan pengambilan sumpah dengan baik dan lancar. Sebanyak 945 siswa berhasil lulus dan resmi dilantik menjadi anggota Polri,” ujar Syamsu.

Ia menjelaskan, para lulusan berasal dari 15 Polda pengiriman yang mempercayakan SPN Polda Sulsel sebagai lokasi pendidikan pembentukan Bintara Polri Kemampuan Brimob Gelombang I Tahun Anggaran 2026.

Menurut Syamsu, keberhasilan pendidikan tersebut tidak terlepas dari peran tenaga pendidik, instruktur, pengasuh, serta seluruh unsur yang terlibat dalam proses pembentukan para siswa.

“Kami berharap para Bintara remaja yang baru dilantik dapat mengaplikasikan seluruh ilmu, keterampilan, dan nilai-nilai yang telah diperoleh selama pendidikan. Jadilah anggota Polri yang profesional, disiplin, berintegritas, serta mampu menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” katanya.

Secara nasional, Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Gelombang I Tahun Anggaran 2026 menghasilkan 2.909 personel baru. Jumlah tersebut terdiri dari 993 siswa di SPN Polda Metro Jaya, 971 siswa di SPN Polda Jawa Timur, dan 945 siswa di SPN Polda Sulawesi Selatan.

Setelah dilantik, para Bintara remaja akan kembali ke daerah asal masing-masing untuk menjalankan tugas dan memperkuat pelayanan kepolisian di wilayah penugasan mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Budayakan. Rasa malu dan jangan mengcopy  karya orang lain