BIREUEN – Detikpristiwa.co.id
Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., S.Psi., M.I.K., mengajak seluruh elemen masyarakat Kecamatan Juli untuk bersatu dan memperkuat komitmen bersama dalam memberantas penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika
Hal tersebut disampaikan Kapolres Bireuen dalam kegiatan Kumpul Bersama Masyarakat, di Warkop Cek Min Kupi, Desa Beunyot, Kecamatan Juli, Rabu 4 November 2026
Kegiatan tersebut menjadi wadah silaturahmi sekaligus sarana komunikasi langsung antara Kapolres Bireuen dengan masyarakat untuk menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), serta mendengarkan aspirasi, masukan dan berbagai persoalan yang berkembang di lingkungan masyarakat
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Bireuen menegaskan bahwa pemberantasan narkotika bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan dukungan, kepedulian dan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat
“Mari kita bersatu dan bersama-sama memerangi narkotika. Jangan berikan ruang bagi penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkoba di lingkungan kita. Peran masyarakat sangat penting dalam menjaga keluarga dan menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkotika,” ujar AKBP Yulhendri.
Kapolres Bireuen juga mengajak para tokoh agama, tokoh masyarakat, aparatur gampong, pemuda serta seluruh orang tua untuk meningkatkan kepedulian dan pengawasan terhadap lingkungan masing-masing, sehingga potensi penyalahgunaan narkotika dapat dicegah sejak dini.
Selain persoalan narkotika, Kapolres Bireuen turut mengingatkan masyarakat agar mewaspadai berbagai bentuk penyakit sosial dan kejahatan digital, seperti judi online (Judol), pinjaman online (Pinjol) ilegal, penyebaran berita bohong (Hoaks), serta tindakan perundungan (Bullying), khususnya yang melibatkan kalangan generasi muda.
Kapolres menekankan bahwa judi online dapat menimbulkan kerugian ekonomi, merusak keharmonisan keluarga, serta memicu berbagai persoalan sosial. Sementara itu, masyarakat juga diminta untuk tidak mudah tergiur tawaran pinjaman online ilegal yang berpotensi menjerat korban dalam persoalan keuangan.
Terkait penyebaran hoaks, Kapolres Bireuen mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial, tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas kebenarannya, serta tidak sembarangan menyebarkan berita yang dapat menimbulkan keresahan.
Kapolres juga mengingatkan pentingnya peran orang tua, guru dan lingkungan masyarakat dalam mencegah tindakan bullying, baik di lingkungan sekolah maupun dalam pergaulan sehari-hari.
“Mari kita jaga keluarga dan lingkungan kita dari narkoba, judi online, pinjol ilegal, hoaks dan bullying. Jangan sampai berbagai persoalan tersebut merusak masa depan anak-anak kita. Kepedulian dan kebersamaan merupakan kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” pesannya.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Bireuen turut menyampaikan imbauan terkait pelaksanaan Operasi Patuh Seulawah 2026 yang berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026.
Kapolres mengajak masyarakat Kecamatan Juli untuk mendukung pelaksanaan operasi tersebut dengan meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama.
Masyarakat diimbau agar selalu menggunakan helm berstandar SNI, memakai sabuk pengaman, tidak melawan arus, tidak menggunakan telepon genggam saat berkendara, serta melengkapi surat-surat dan kelengkapan kendaraan sesuai ketentuan yang berlaku.
Kapolres menegaskan bahwa Operasi Patuh Seulawah 2026 bukan semata-mata bertujuan melakukan penindakan terhadap pelanggaran, melainkan juga membangun budaya tertib berlalu lintas guna menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.
“Keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab kita bersama. Mari jadikan tertib berlalu lintas sebagai kebutuhan dan budaya dalam kehidupan sehari-hari. Ingat, keselamatan adalah yang utama, karena ada keluarga yang menunggu kita pulang ke rumah,” imbaunya.
Melalui kegiatan Kumpul Bersama Masyarakat tersebut, Kapolres Bireuen berharap terbangun komunikasi yang semakin erat antara Polri dan masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga situasi Kamtibmas yang aman, damai dan kondusif.
Kapolres juga mengajak masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap potensi gangguan Kamtibmas maupun dugaan tindak pidana kepada pihak kepolisian terdekat atau melalui layanan Polisi 110.
Dengan semangat Polisi Bersama Masyarakat, Polres Bireuen berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan silaturahmi, edukasi, pelayanan dan penegakan hukum demi terwujudnya Kabupaten Bireuen yang aman, tertib dan terbebas dari ancaman narkotika serta berbagai bentuk kejahatan.
SALAM POLISI! POLISI BERSAMA MASYARAKAT!
HUMAS POLRES BIREUEN
(Erna)







