KARANGASEM | detikperistiwa.co.id
Seusai digelarnya konferensi pers, sebagai upaya untuk memulihkan terhadap psikologis korban pencurian ternak, Kapolres Karangasem AKBP I Made Santika, S.H., S.I.K., M.I.K., melakukan aksi nyata dengan mengembalikan langsung 4 ekor sapi kepada pemilik sahnya di Mapolres Karangasem. Pada Jum’at (12/6/2026).
Keempat ekor sapi tersebut dikembalikan kepada dua orang petani pemiliknya, I Gede Putu dan I Nengah Pegeg, yang sebelumnya sempat kehilangan hewan ternak berharga miliknya akibat ulah sindikat pencuri ternak yang beroperasi di wilayah Kecamatan Abang.
Pengembalian barang bukti berupa 4 ekor sapi ini bukan sekadar formalitas hukum, tetapi merupakan langkah konkret Kapolres Karangasem dalam memulihkan kondisi psikologis para petani yang sempat trauma akibat kehilangan harta berharga mereka.
Bagi petani, sapi bukan hanya sekadar hewan ternak biasa, tetapi merupakan aset ekonomi utama yang menjadi tumpuan kehidupan sehari-hari. Kehilangan sapi berarti kehilangan sumber nafkah yang sangat berharga bagi keluarga petani.
Pengembalian sapi ini disambut dengan rasa syukur dan haru oleh I Gede Putu dan I Nengah Pegeg yang tidak menyangka hewan ternak miliknya dapat ditemukan dan dikembalikan oleh pihak kepolisian.
“Kami sangat berterima kasih kepada Polres Karangasem yang telah berhasil mengungkap kasus ini dan mengembalikan sapi kami. Ini sangat berarti bagi kami sebagai petani,” ungkap salah satu pemilik dengan penuh haru.
Tindakan Kapolres yang langsung mengembalikan barang bukti kepada korban ini mencerminkan komitmen Polri bahwa penegakan hukum bukan hanya tentang memproses pelaku, tetapi juga tentang memulihkan hak-hak korban dan memberikan keadilan yang sesungguhnya.
“Keberhasilan pengungkapan ini bukan hanya sebagai bentuk penegakan hukum terhadap pelaku, tetapi juga menjadi wujud nyata hadirnya negara melalui Polri dalam memberikan rasa aman dan menjawab harapan masyarakat,” tegas Kapolres AKBP I Made Santika.
Sby












