BIREUEN –Detikperistiwa.co.id
Masyarakat Gampong Matang Pasi, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, menggelar khanduri laot dan santunan anak yatim di tepi pantai setempat, Rabu (12/8/2026).
Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Warga bersama para tokoh masyarakat berkumpul untuk mengikuti rangkaian tradisi tahunan tersebut.
Doa bersama dipimpin Abu Laot Muhammad Karim. Sementara para ibu mempersiapkan berbagai masakan dalam jumlah banyak untuk kemudian dinikmati bersama.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 22 anak yatim menerima santunan berupa uang yang diserahkan dalam amplop.
Keuchik Gampong Matang Pasi, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, Jalaluddin, mengatakan khanduri laot merupakan tradisi masyarakat yang telah dilaksanakan secara rutin setiap tahun pada bulan Safar dan selalu digelar pada hari Rabu.
Menurutnya, seluruh biaya pelaksanaan kegiatan berasal dari swadaya masyarakat Gampong Matang Pasi.
“Ini merupakan tradisi yang sudah rutin kami laksanakan setiap tahun pada bulan Safar dan selalu pada hari Rabu. Dananya berasal dari swadaya masyarakat,” ujar Jalaluddin.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Danramil Peudada dan Kapolsek Peudada, serta warga dan tokoh masyarakat setempat.
Selain doa bersama dan santunan anak yatim, rangkaian kegiatan juga diisi dengan prosesi peusijuk.
Khanduri laot tersebut menjadi momentum bagi masyarakat untuk menjaga tradisi sekaligus mempererat silaturahmi dan kebersamaan antarwarga.
(Erna)












