PALEMBANG —detikperistiwaco.id Jajaran Polda Sumatera Selatan mengungkap 23 kasus pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dalam laporan hasil kegiatan satu hari Operasi Sikat I Musi 2026, Rabu (30/9/2026). Dari pengungkapan tersebut, polisi mengamankan 21 tersangka.
Rinciannya, petugas mengungkap 5 kasus curas, 13 kasus curat, dan 5 kasus curanmor. Pengungkapan itu terdiri atas 8 Target Operasi (TO) dan 15 kasus non-TO.
Pada hari yang sama, jajaran kepolisian juga mencatat 74 penindakan terhadap kasus premanisme dengan mengamankan 76 orang. Penindakan tersebut terdiri atas 1 Target Operasi dan 73 kasus non-Target Operasi.
Operasi Sikat I Musi 2026 merupakan operasi kepolisian mandiri kewilayahan yang berlangsung selama 16 hari, mulai 24 September hingga 9 Oktober 2026. Operasi menyasar kejahatan yang meresahkan masyarakat, khususnya curat, curas, curanmor, dan premanisme, dengan mengedepankan penegakan hukum yang didukung fungsi intelijen.
Pelaksanaan operasi menitikberatkan pada penyelidikan dan penyidikan terhadap pelaku kejahatan. Petugas juga melakukan penyisiran, patroli dan razia selektif di lokasi yang dinilai rawan, serta penangkapan, penggeledahan dan penyitaan barang bukti sesuai prosedur.
Operasi dipimpin Dirreskrimum Polda Sumsel selaku Kaopsda dan didukung Satgas Preemtif, Preventif, Gakkum, Tindak, Humas dan Banops. Rencana operasi melibatkan 116 personel Polda Sumsel.
Pengungkapan perkara dilakukan melalui penyelidikan dan pengembangan kasus berdasarkan laporan yang diterima kepolisian. Barang bukti yang berkaitan dengan tindak pidana 3C dan premanisme turut diamankan untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.
“Kami akan menindak tegas setiap bentuk kejahatan dan premanisme yang mengganggu keamanan serta ketertiban masyarakat di wilayah Sumatera Selatan,” ujar Kasatgas Humas Ops Sikat I Musi 2026 Polda Sumatera Selatan, Kompol I Putu Suryawan, S.H., S.I.K.
Kompol I Putu Suryawan mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan potensi gangguan keamanan kepada kepolisian terdekat.
Edit “mry”













