Bersama Bupati Gus dr. M. Haris, M.Kes, Ketua Umum Akan Lantik DPD APKLI MP Kab Probolinggo Jatim

Jakarta – detikperistiwa.co.id

Salah satu keputusan Munas Ke-6 di Asrama Haji Jakarta 25-27 Agustus 2026 adalah mempercepat dan memasifkan konsolidasi organisasi, dimana Musyawarah Daerah (Musda) di 514 Kab/Kota diseluruh Indonesia harus selesai paling lama 1,5 tahun ke depan. Bersama Bupati Gus dr. M. Haris, M. Kes., Ketua Umum, dr Ali Mahsun ATMO, M. Biomed akan melantik DPD APKLI MP Kab Probolinggo Provinsi Jawa Timur pada Kamis 29 Oktober 2026. Hal tersebut disampaikan Ketua Umun Asosiasi Usaha Kecil, Mikro, Dan Pedagang Kaki Lima Indonesia Merah Putih (APKLI MP), dr. Ali Mahsun ATMO, M. BIOMED, Jakarta, Kamis, 1 Oktober 2026.

Musda APKLI MP pertama kali Pasca Munas Ke-6 akan digelar di Kabupaten Probolinggo Jawa Timur. Kemudian dilanjutkan Pelantikan DPD APKLI MP oleh Ketua Umum. Alhamdulillah, beliau, Gus dr. Muhammad Haris, M. Kes berkenan sebagai Ketua Dewan sebagai wujud nyata kepedulian besar beliau terhadap untuk kepentingan rakyat bangsa dan negara, khususnya para pelaku UKM PKL untuk mampu maju, berkembang, unggul, naik kelas dan hidupnya sejahtera secara berkeadilan. Untuk itu, saya perintahkan ke Sdr Zaini, Ketua Carteker DPD APKLI MP Kab Probolinggo untuk menyiapkan, serta menahkodai roda organisasi dengan sebaik-baiknya sesuai dengan tata aturan di APKLI MP dan NKRI, imbuh dokter ahli kekebalan tubuh alumni FK Unibraw Malang dan FKUI Jakarta yang juga Presiden Kawulo Alit Indonesia (KAI).

Momentum pelantikan DPD APKLI MP Kab Probolinggo tanggal 29 Oktober 2026 menjadi titik tolak sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan petani, nelayan, industri rumahan, serta pedagang mikro dan kecil diseluruh Indonesia. Titik tolak pendampingan ekonomi rakyat kecil sehingga mampu maju, berkembang, unggul dan naik kelas.

Menjadi bagian tekad bulat APKLI MP kawal dan mendukung penuh keperpihakan nyata Presiden Prabowo Subianto kepada UKM PKL di negeri ini. Indonesia mampu sukses menjemput puncak bonus demografi 2030 asal mau! Demikian pula menjadi negara maju 2045, pungkas Mantan Dewan Pembina PP IPNU dan Ketua Umum Bakornas LKMI PBHMI 1995-1998.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Budayakan. Rasa malu dan jangan mengcopy  karya orang lain