Badung | detikperistiwa.co.id
Polda Bali melalui personel Detasemen Gegana dan unit K9 yang tergabung dalam Tim Sterilisasi Satgas Tindak Operasi Gapura Agung V-2026 melaksanakan sterilisasi di Bali International Convention Centre (BICC), Nusa Dua, Bali. Pada Minggu, (18/10/2026), pukul 06.30 hingga 07.30 Wita.

Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan keamanan lokasi kegiatan dari potensi ancaman bahan peledak maupun benda berbahaya lainnya.
Sterilisasi dipimpin oleh AKP Dyan Wastika Putra, S.Tr.K., S.I.K., dengan mengerahkan satu unit Jibom (Penjinak Bom) dan satu unit K9. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh dan sistematis pada sejumlah ruangan serta area strategis di lantai I dan lantai II gedung BICC.
Di lantai I, pemeriksaan meliputi Mangupura Hall, lobi Mangupura Hall, Ruang Dahlia, toilet, ruang teater, tempat registrasi, Orchid Room, Frangipani Room, Bali Room, Hibiscus Room, Nusa Dua Room, Bougenvil Room, serta area hydrant.
Sementara itu, di lantai II, personel melakukan sterilisasi terhadap Jakarta Room, Exhibition Gallery, Interpreter Room, ruang kontrol, toilet, Denpasar Room, Logistik Room, Surabaya Room, Bandung Room, Medan Room, Manado Room, Singaraja Room, The Lounge, Karangasem Room, Bucket Room, hingga Nusantara Hall.
Untuk mendukung ketelitian pemeriksaan, personel menggunakan satu ekor anjing pelacak dan sejumlah peralatan khusus, yakni mirror atau cermin pemeriksaan, metal detector, explosive detector VT300i, serta gas detector X-am 8000. Penggunaan peralatan tersebut menjadi bagian dari upaya deteksi dini guna mengantisipasi kemungkinan adanya benda mencurigakan yang berpotensi mengganggu keamanan dan kelancaran kegiatan.
Hasil pemeriksaan menunjukkan nihil temuan. Selama pelaksanaan sterilisasi, tidak ditemukan barang atau benda yang dicurigai sebagai bom, bahan peledak, maupun alat sabotase lainnya.
Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol. Ariasandy, S.I.K. menegaskan bahwa sterilisasi merupakan langkah preventif yang penting untuk memastikan setiap lokasi kegiatan berada dalam kondisi aman sebelum digunakan.
“Polda Bali berkomitmen untuk memastikan setiap kegiatan berlangsung dalam situasi aman dan kondusif. Sterilisasi ini merupakan bentuk kesiapsiagaan personel dalam mendeteksi serta mengantisipasi potensi ancaman sejak dini. Hasil pemeriksaan di BICC Nusa Dua menunjukkan nihil temuan benda mencurigakan,” tegas Kombes Pol. Ariasandy, S.I.K.
Ia menambahkan, langkah pengamanan dilaksanakan secara profesional, terukur, dan sesuai prosedur, dengan mengedepankan ketelitian serta kewaspadaan personel di lapangan.
“Keamanan bukan hanya tentang tindakan saat terjadi ancaman, tetapi juga tentang kesiapan mencegah ancaman sebelum muncul. Kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif dan segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan benda atau aktivitas yang mencurigakan,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Polda Bali menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat langkah pencegahan dan deteksi dini dalam mendukung pelaksanaan Operasi Gapura Agung V-2026.
Sterilisasi tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan rasa aman kepada seluruh pihak yang beraktivitas di lokasi kegiatan, sekaligus memastikan aspek keamanan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap penyelenggaraan kegiatan di Bali.
Sby













