Pemkab Bireuen Dukung Gerakan Penanaman dan Konservasi Bantaran Sungai Berkelanjutan di Gampong Kulu

 

BIREUEN – Detikperistiwa.co.id

Pemerintah Kabupaten Bireuen mendukung pelaksanaan Gerakan Penanaman dan Konservasi Bantaran Sungai Berkelanjutan bertema “Hijau, Lestari, Sungai Berseri” yang berlangsung di halaman Kantor Keuchik Gampong Kulu, Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, Sabtu (11/7/2026).

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Bireuen, Mulyadi, SH., MM., yang hadir mewakili Bupati Bireuen.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Andrie dari Intelijen Kejaksaan Negeri Bireuen mewakili Kepala Kejaksaan Negeri Bireuen, Camat Kuta Blang, Kapolsek Kuta Blang, perwakilan Dandim, Wakil Rektor III Universitas Almuslim, Keuchik Gampong Kulu Saiman, serta unsur pemerintah, akademisi, mahasiswa, dan masyarakat.

Dalam sambutan Bupati Bireuen yang dibacakan Mulyadi, disampaikan bahwa musibah banjir dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Bireuen pada akhir tahun lalu menjadi peringatan bagi seluruh masyarakat bahwa daya dukung lingkungan terus mengalami penurunan. Kelalaian dalam menjaga kelestarian sungai, menurutnya, akan terus menghadirkan ancaman bencana serupa bagi generasi yang akan datang.

Karena itu, Bupati menilai gerakan konservasi berkelanjutan yang diinisiasi oleh Himpunan Mahasiswa Ilmu Lingkungan Universitas Almuslim merupakan langkah nyata sekaligus investasi jangka panjang untuk memulihkan dan menjaga kelestarian alam Kabupaten Bireuen.

Bupati juga menegaskan bahwa menjaga lingkungan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata. Diperlukan kolaborasi pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, media, dan masyarakat agar upaya pelestarian lingkungan dapat berjalan secara berkelanjutan.

“Selamat bekerja, selamat mengabdi. Mari kita hijaukan kembali bantaran sungai demi masa depan Bireuen yang lebih asri, aman, dan lestari. Pohon yang kita tanam hari ini adalah napas dan perlindungan bagi masa depan kita,” demikian pesan Bupati yang dibacakan Mulyadi sebelum secara resmi membuka kegiatan.

Sementara itu, Keuchik Gampong Kulu, Saiman, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memilih Gampong Kulu sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan. Menurutnya, program tersebut merupakan langkah positif dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya menjaga kawasan bantaran sungai.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bireuen, Himpunan Mahasiswa Ilmu Lingkungan Universitas Almuslim, BPDLH, LEPPAMI, Indonesia FOLU Net Sink 2030, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Semoga gerakan ini memberikan manfaat bagi lingkungan dan menjadi contoh bagi gampong-gampong lainnya dalam menjaga kelestarian alam,” ujar Saiman.

Gerakan Penanaman dan Konservasi Bantaran Sungai Berkelanjutan merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Bireuen, BPDLH, LEPPAMI, Indonesia FOLU Net Sink 2030, dan Himpunan Mahasiswa Ilmu Lingkungan Universitas Almuslim sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan serta memperkuat upaya mitigasi bencana melalui penghijauan kawasan bantaran sungai.

Kegiatan ditutup dengan penanaman pohon secara simbolis oleh para tamu undangan bersama mahasiswa dan masyarakat sebagai wujud komitmen bersama mewujudkan Bireuen yang lebih hijau, lestari, dan berkelanjutan.

(Erna)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Budayakan. Rasa malu dan jangan mengcopy  karya orang lain