Bener Meriah – detikperistiwa.co.id
SMA Negeri 1 Bukit melaksanakan peresmian program literasi dalam proyek perubahan bertajuk Taman Literasi dan Pojok Baca sebagai upaya meningkatkan inovasi serta mutu pendidikan di lingkungan sekolah. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bener Meriah beserta tim, komite sekolah, serta pihak sponsor dari Erlangga.
Kegiatan diawali dengan agenda menulis puisi yang diikuti oleh para peserta didik dan guru SMA Negeri 1 Bukit. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membiasakan budaya literasi pagi yang rencananya akan dilaksanakan setiap hari Kamis, sekaligus memperingati kembali Hari Puisi Nasional. Antusiasme peserta terlihat tinggi hingga menghasilkan lebih dari 200 karya puisi.
Dalam sambutannya, Kepala SMA Negeri 1 Bukit, Rudi Darma Putra Rangkuti, S.Pd., menyampaikan pentingnya inovasi pendidikan melalui pengembangan budaya literasi dan proyek perubahan di sekolah.
“Literasi bukan hanya kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga menjadi pondasi dalam membangun karakter, kreativitas, dan pola pikir peserta didik agar mampu bersaing di masa depan,” ujarnya.
Usai kegiatan literasi, acara dilanjutkan dengan penanaman pohon secara simbolis oleh para tamu undangan sebagai bentuk kepedulian terhadap penghijauan lingkungan dan menjaga bumi dari tumpukan sampah plastik. Para peserta didik juga menampilkan kreativitas melalui pembukaan stan daur ulang sampah, penjualan makanan bebas plastik, serta program ketahanan pangan dari masing-masing kelas.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bener Meriah, Subandi, S.Si., M.Si., turut menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai program literasi yang dikembangkan SMA Negeri 1 Bukit dapat menjadi contoh positif bagi sekolah lain.
“Melalui peresmian proyek perubahan ini, literasi diharapkan menjadi budaya khas di SMA Negeri 1 Bukit dalam membangun minat, bakat, dan keberanian peserta didik untuk terus berkarya,” katanya.
Hal senada juga disampaikan pengawas sekolah, Rajekansyah. Ia berharap program tersebut mampu menginspirasi sekolah lain dalam mengembangkan budaya literasi dan ketahanan pangan di lingkungan pendidikan.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi sekolah lain melalui program literasi dan ketahanan pangan yang kreatif serta bermanfaat,” ujarnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pertunjukan bakat para peserta didik dan guru melalui penampilan karya Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N). Sejumlah penampilan yang ditampilkan antara lain pembacaan puisi oleh Gita Safira, vokal solo oleh Suci Adea Riski, monolog oleh Keysha, serta tari kreasi oleh Nurmawaddah Bahri dan Widia Nur Syarifa. Selain itu, para guru juga turut menampilkan pembacaan puisi dan berbagai pertunjukan seni lainnya.
Sebagai penutup, panitia menggelar perlombaan bagi peserta didik dengan hadiah yang disponsori langsung oleh Erlangga. Melalui kegiatan tersebut, sekolah berharap para peserta didik dapat terus mengembangkan budaya literasi, meningkatkan kreativitas, serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.
Dengan semangat literasi, SMA Negeri 1 Bukit optimistis mampu mencetak generasi muda yang kreatif, peduli lingkungan, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Salam Literasi!
Syazana Afifah












