Perjalanan Karir Sang Irjen Polisi 2 Bintang Dr.H.Saiful Maltha.

Detikperistiwa.co.id

Tahun 2023 merupakan tahun dimana Kepolisian Negara Republik Indonesia(POLRI) mendapatkan cobaan yang tidak kunjung berhenti.Bermulai dari berbagai kejadian yang diketahui seluruh masyarakat.

Salah satunya adalah pembunuhan terhadap Brigadir Joshua yang dilakukan oleh Ferdy Sambo yang melibatkan lebih dari 90 anggota Polri yang terlibat dalam kasus obstruksi keadilan atau dikenal dengan delik obstruksi penyidikan, dimana kasus tersebut menjadi kasus pidana.

cerita horor di berita nasional Hingga dugaan penjualan barang bukti narkoba jenis sabu oleh Teddy Minahasa membuat kasus ini menjadi berita besar internasional.

Berbeda hal dengan Jenderal Bintang Dua, Irjen Polisi (Purn) Dr.H. Saiful Maltha, S.I.K.S.H.M.Si atau akrab disapa Bang Maltha pada hakikatnya adalah seorang jenderal polisi yang layak menjadi teladan bagi seluruh anggota Polri.

Menurut Direktur Persatuan Nasional Pengamatan Perilaku Kepolisian, Ilham Surbakti, S.Sos, Maltha merupakan seorang jenderal polisi yang sepanjang masa aktifnya berperilaku sangat jujur ​​dan setia Pasalnya, sikapnya yang selalu rendah hati dan tidak bisa disuap.

“Hasil pemeriksaan kami menunjukkan banyak pihak yang mencoba menyuapnya namun ditolak,” ujarnya.

Ilham menambahkan, sebelum Irjen Pol Napoleon Bonaparte tersangkut kasus suap untuk menghapus red notice Djoko Tjandra, pihak Djoko Tjandra sempat mencoba menyuap Maltha.

“Sebelumnya Djoko Tjandra memerintahkan untuk menyuap Irjen Maltha dengan jumlah uang yang sangat besar, bahkan melebihi jumlah uang yang diterima Irjen Napoleon, namun ditolak mentah-mentah,” ujar Ilham.

Ilham juga mengungkapkan, Tito Karnavian, Direktur Polri saat Irjen Maltha menjabat, juga memuji Irjen Maltha.

“Pak Tito pernah bercerita kepada saya, Maltha itu satu-satunya jenderal yang tidak mau melamar (meminta) jabatan padahal sudah banyak prestasi, bahkan Pak Tito ingin menugaskan jabatan kapolda di suatu daerah, Maltha menolak karena ingin “memenuhi program dan tugas selama menjabat sebagai Kadivhubinter Polri,” jelasnya.

“Saya berharap seluruh anggota Polri dapat mencontoh perilaku Irjen Maltha, karena untuk menjaga stabilitas keamanan di Indonesia, kita tidak bisa lagi membiarkan anggota Polri berperilaku arogan secara berlebihan,” tegas Ilham.

Sebelumnya,bahwa Perkumpulan Pengamat Prilaku Polri awalnya telah menyampaikan laporan hasil analisis perilaku anggota Polri ANTI MAFIA POLRI kepada Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan pada Juli lalu.

2023, dimana hasil analisisnya adalah data tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Polri jelang pemilu 2024.

Patuk kita bangga sekaligus terkejut karena salah satu jenderal Maltha adalah putra asal Aceh Utara.

Beliau menjalankan tugasnya dengan sungguh-sungguh di dunia sesuai dengan ajaran Agama sebagai pedoman dasar,karena beliau memahami arti hidup di dunia agar dapat memperoleh akses ke akhirat dengan aman dan nyaman.

Liputan:(Surya Pasee)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://detikperistiwa.co.id/wp-content/uploads/2024/03/IMG-20240311-WA0045.jpg