Detikperistiwa.co.id
Sidoarjo – Respons singkat Kasatresnarkoba Polresta Sidoarjo yang hanya membalas “TRIms” usai dikirim pemberitaan terkait dugaan salah tangkap warga bernama Pak Min menuai sorotan publik.
Publik menilai persoalan tersebut bukan hal sepele, lantaran Pak Min yang merupakan paman pemilik rumah dan bengkel ikut diamankan saat penggerebekan narkoba, meski hasil tes urinenya dinyatakan negatif.
Menurut keluarga, Pak Min sebelumnya justru kerap menegur para terduga pelaku agar tidak menggunakan narkoba di lokasi tersebut. Namun saat penggerebekan berlangsung, ia tetap ikut dibawa aparat kepolisian.
Meski akhirnya dipulangkan, keluarga menyebut Pak Min mengalami dampak sosial akibat kejadian tersebut. Bahkan salah satu terduga pelaku sempat mendatanginya karena mengira dirinya sebagai pihak yang melapor ke polisi.
Publik kini mempertanyakan profesionalitas dan kehati-hatian aparat dalam pelaksanaan operasi di lapangan. Sebab, warga yang tidak terbukti terlibat juga ikut menanggung stigma sosial dan tekanan di lingkungan sekitar.
Sejumlah warga menilai kejadian tersebut dapat mencederai citra kepolisian apabila tidak ada penjelasan resmi dan evaluasi internal. Publik pun meminta Polresta Sidoarjo memberikan klarifikasi terbuka terkait alasan Pak Min ikut diamankan meski hasil pemeriksaannya negatif narkoba. Tim












