Tak terima aspirasi masyarakat, Diduga PJ bupati Aceh Utara arogan

Aceh Utara – detikperistiwa.co.id

Pejabat Bupati Aceh Utara Mahyuzar dituding arogan, hal itu disampaikan salah satu tokoh masyarakat kecamatan Meurah mulia, Rafsanjani.

Ia menilai, pj bupati Aceh Utara tak mau menerima aspirasi atau masukan dari masyarakat, Rafsanjani juga menilai Mahyuzar menjual nama nama instansi penegak hukum.

“Bagaimana pj bupati seperti itu, sangat arogan dia, kita masyarakat ingin kasi masukan malah disuruh hadap dengan polres, kenapa harus jual nama aparat penegak hukum?,” tanya Rafsanjani.

Singkat cerita, Selasa (12/12/2023) Rafsanjani menghubungi pejabat Bupati Aceh Utara Mahyuzar via telepon untuk memberi masukan tentang kinerja camat yang menurutnya harus di evaluasi, ia di arahkan untuk menghubungi asisten 1 Dayan Albar namun hingga saat ini tidak ada respon apapun.

“Disini saya sebagai masyarakat Aceh Utara merasa di bola bolai, untuk kasi keluhan saja tanggapannya arogan seperti itu, terus ke mana lagi masyarakat bisa mengadu?,” ucapnya.

Rafsanjani meminta kepada kementerian dalam negeri Tito Karnavian untuk mengevaluasi kinerja pj bupati Aceh Utara karena dinilai tidak bisa menerima masukan dari masyarakat.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://detikperistiwa.co.id/wp-content/uploads/2024/03/IMG-20240311-WA0045.jpg