Warga Soroti Disiplin Kepala SD Negeri Bukit Mulie, Armada Akui Tak Selalu Hadir di Sekolah

Bener Meriah – detikperistiwa.co.id

Dugaan minimnya kehadiran Kepala SD Negeri Bukit Mulie, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, menjadi sorotan masyarakat. Sejumlah warga mempertanyakan komitmen kepala sekolah dalam menjalankan tugasnya karena dinilai jarang berada di lingkungan sekolah saat jam kerja.

Keluhan masyarakat tersebut kemudian dikonfirmasi kepada Kepala SD Negeri Bukit Mulie, Armada. Dalam keterangannya kepada media, ia membenarkan bahwa dirinya memang tidak rutin hadir ke sekolah, terutama dalam satu bulan terakhir.

“Memang benar, Pak. Tapi baru sebulan terakhir ini karena orang rumah saya terkena stroke mata. Saya bolak-balik ke Banda Aceh mengurus operasi beliau,” kata Armada saat dikonfirmasi.

Namun, pengakuan Armada tidak berhenti sampai di situ. Ia juga mengakui bahwa sebelum istrinya sakit, dirinya sesekali tidak hadir di sekolah apabila memiliki urusan di kantor. “Kalau sebelum itu, kalau tidak datang ke sekolah terkadang karena ada urusan ke kantor, memang saya tidak hadir ke sekolah,” ujarnya.

Pernyataan tersebut memunculkan pertanyaan dari masyarakat mengenai bagaimana sistem kepemimpinan dan pengawasan di sekolah berjalan ketika kepala sekolah tidak berada di tempat. Warga berharap kondisi tersebut tidak mengganggu proses belajar mengajar maupun pelayanan kepada siswa dan guru.

Masyarakat juga meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bener Meriah segera turun tangan untuk melakukan evaluasi terhadap tingkat kehadiran kepala sekolah tersebut. Jika ditemukan adanya pelanggaran disiplin, warga berharap pembinaan maupun penegakan aturan dilakukan secara objektif sesuai ketentuan yang berlaku.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bener Meriah terkait apakah akan dilakukan pemeriksaan atau evaluasi terhadap persoalan tersebut.(#)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Budayakan. Rasa malu dan jangan mengcopy  karya orang lain