Kebocoran Pipa Induk Ganggu Layanan Air Bersih, PDAM Lombok Timur Lakukan Perbaikan Darurat

Detikperistiwa.co.id – Lombok Timur – Gangguan pasokan air bersih terjadi di sejumlah wilayah Kecamatan Sakra setelah Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lombok Timur melakukan penanganan terhadap kebocoran pada jaringan pipa distribusi utama. Pekerjaan tersebut mengharuskan penghentian sementara aliran air ke beberapa daerah yang dilayani.

Perbaikan difokuskan pada pipa HDPE berdiameter 8 inci yang berada di belakang SMP Negeri 1 Sakra. Penanganan dimulai pada Minggu (5/7/2026) sebagai langkah memperbaiki kerusakan jaringan sekaligus memastikan sistem distribusi kembali beroperasi secara optimal.

Selama proses pengerjaan berlangsung, pelanggan di wilayah Sakra Induk, Dasan Baru, Pegondang, Palung, Gelanggang, Proa, dan Kenaot diperkirakan mengalami penurunan debit hingga terhentinya aliran air. Kondisi tersebut bersifat sementara hingga pekerjaan perbaikan selesai dilakukan.

PDAM Lombok Timur memperkirakan proses penanganan kebocoran membutuhkan waktu sekitar 24 jam. Setelah itu, distribusi air akan dipulihkan secara bertahap. Normalisasi aliran diperkirakan memerlukan waktu hingga dua hari karena tekanan pada jaringan distribusi harus kembali diseimbangkan sebelum pasokan dapat mengalir secara maksimal ke seluruh pelanggan.

Masyarakat di wilayah terdampak diminta melakukan langkah antisipasi dengan menyimpan persediaan air sesuai kebutuhan. Imbauan tersebut diberikan agar aktivitas rumah tangga tetap dapat berjalan selama proses perbaikan dan pemulihan jaringan berlangsung.

Manajemen PDAM Lombok Timur menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Menurut pihak perusahaan, perbaikan ini merupakan bagian dari komitmen untuk menjaga kualitas pelayanan serta meningkatkan keandalan infrastruktur distribusi air bersih di wilayah Lombok Timur.

PDAM memastikan seluruh tim teknis telah diterjunkan ke lokasi untuk mempercepat penyelesaian pekerjaan sehingga layanan dapat segera kembali normal. Pelanggan diharapkan tetap bersabar hingga proses perbaikan dan normalisasi distribusi selesai dilakukan.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Budayakan. Rasa malu dan jangan mengcopy  karya orang lain