Berita  

Bumdes Bina Usaha Mandiri siap Dukung Program ketahanan pangan tahun 2025 desa Tegalgubug lor

Cirebon – detikperistiwa.co.id

BUMDes Bina Usaha Mandiri desa Tegalgubug lor Kecamatan Arjawinangun Kabupaten Cirebon memanfaatkan alokasi minimal 20% Dana Desa untuk program ketahanan pangan dengan membuka unit usaha jual beli gabah. Unit usaha ini berfungsi sebagai instrumen stabilitas harga, menyerap hasil panen langsung dari petani, dan memutus rantai distribusi sistem ijon.

Meningkatkan kesejahteraan petani dengan membeli gabah sesuai atau bahkan di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) pasar lokal.Memperkuat lumbung pangan desa melalui cadangan gabah atau beras yang dikelola BUMDes.Mendorong kemandirian ekonomi desa, di mana keuntungan unit usaha akan masuk sebagai Pendapatan Asli Desa (PAD).

Direktur Bumdes Bina Usaha Mandiri M.Ibnu menjelaskan, petani saat ini tak perlu khawatir untuk menjual hasil panennya. Karena BUMDes hadir untuk memberikan solusi dan kepastian terhadap penjualan hasil pertanian.
adapun susunan pengurus BUMDES Bina Usaha Mandiri Desa Tegalgubug lor adalah sebagai berikut:
Direktur M.Ibnu Sekertaris Buni, Bendahara Suhemi dan kepala Unit Jamaludin.

“Selama ini para petani menjual hasil pertaniannya ke tengkulak. Dan mendapatkan harga di bawah standar yang ditetapkan dari pemerintah daerah, “kata M.Ibnu, Selasa (14/7/2026).

Pihaknya menegaskan, BUMDes Bina Usaha Mandiri membeli hasil pertanian dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) dalam bentuk gabah kering.

“Tegalgubug lor ini memiliki potensi pertanian yang melimpah hasil pertanian itu nantinya diolah BUMDes untuk memenuhi kebutuhan lokal terlebih dahulu. Jika sudah terpenuhi maka akan dilempar ke desa tetangga,” jelasnya.

Menurutnya, sektor pertanian ini merupakan peluang usaha yang menjanjikan karena komoditas pokok bagi masyarakat. Maka itu, dia berharap para petani agar tetap semangat dalam meningkatkan dan mengembangkan pertanian, khususnya padi sawah.

“Kami berharap para petani tak perlu khawatir jika ada alami keluhan bisa disampaikan dan kami berusaha mencarikan solusinya,” ucapnya. menutup obrolan dengan awak media ini. (Sujana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Budayakan. Rasa malu dan jangan mengcopy  karya orang lain