KRD FC/Kalirandu United Tersingkir Lewat Adu Penalti, Lawan Putra Samudra Asemdoyong Berlangsung Sengit namun Tetap Kondusif

KRD FC/Kalirandu United Tersingkir Lewat Adu Penalti,Lawan Putra Samudra Asemdoyong Berlangsung Sengit namun Tetap Kondusif


Pemalang | detikperistiwa.co.id – Pertandingan semifinal Turnamen Sepak Bola Pegundan Open 2026 yang mempertemukan KRD FC/Kalirandu United melawan Putra Samudra Asemdoyong berlangsung sengit dan penuh tensi. Meski sempat diwarnai insiden yang memicu kontroversi di lapangan, jalannya pertandingan tetap berada dalam batas kewajaran sebagai bagian dari persaingan olahraga.
Laga yang digelar di Lapangan Sepak Bola Gelora Krida Muda, Desa Pegundan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, pada Senin (28/07/2026) itu menyedot perhatian ratusan pecinta sepak bola dari berbagai daerah.


Sejak peluit babak pertama dibunyikan, kedua tim langsung menampilkan permainan menyerang. KRD FC/Kalirandu United maupun Putra Samudra Asemdoyong saling bergantian menciptakan peluang demi membuka keunggulan.


Di pertengahan babak pertama, KRD FC/Kalirandu United memperoleh peluang emas melalui titik penalti. Namun kesempatan tersebut gagal dimaksimalkan setelah kiper Putra Samudra Asemdoyong tampil gemilang dengan menggagalkan tendangan tersebut.

Hingga turun minum, skor tetap bertahan 0-0.
Memasuki babak kedua, tempo permainan semakin meningkat. Kedua kesebelasan terus melakukan tekanan ke lini pertahanan lawan demi mencari gol pembuka.

Ketatnya pertandingan membuat beberapa pelanggaran tak terhindarkan.


Situasi memanas ketika wasit memberikan kartu merah kepada masing-masing satu pemain dari kedua tim akibat pelanggaran yang dinilai cukup keras. Meski demikian, pertandingan tetap dapat dikendalikan dan berlangsung kondusif hingga peluit panjang dibunyikan.
Skor imbang 0-0 memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak adu penalti untuk menentukan tim yang berhak melaju ke partai final.
Dalam drama adu penalti, Putra Samudra Asemdoyong tampil lebih efektif dan berhasil memastikan kemenangan atas KRD FC/Kalirandu United. Hasil tersebut mengantarkan Putra Samudra Asemdoyong melaju ke babak final Turnamen Pegundan Open 2026, sementara langkah KRD FC/Kalirandu United harus terhenti di semifinal.


Usai pertandingan, Tarjo selaku Owner sekaligus Official KRD FC/Kalirandu United menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemain yang telah berjuang maksimal sepanjang turnamen.
“Terima kasih kepada seluruh tim KRD FC/Kalirandu United yang sudah berjuang dari awal turnamen hingga pertandingan sore hari ini. Kalian telah memberikan permainan terbaik dan semangat pantang menyerah,” ujar Tarjo.


Ia menilai pengalaman di semifinal menjadi pelajaran berharga untuk membangun tim yang lebih baik pada kompetisi mendatang.


“Momen ini menjadi pelajaran penting bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas sepak bola dan membawa nama harum Desa Kalirandu pada turnamen-turnamen berikutnya,” katanya.


Dalam kesempatan tersebut, Tarjo juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Desa Kalirandu karena tim kebanggaan mereka belum mampu melangkah ke partai final.
“Saya mewakili Official KRD FC/Kalirandu United beserta seluruh pemain memohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Desa Kalirandu karena belum bisa membawa tim ini menuju babak final. Kami berjanji akan melakukan evaluasi dan kembali berjuang lebih baik pada kesempatan berikutnya,” tuturnya.


Meski harus mengakhiri perjuangan di babak semifinal, semangat juang para pemain KRD FC/Kalirandu United mendapat apresiasi dari para pendukung yang tetap memberikan dukungan hingga pertandingan usai. Turnamen Pegundan Open 2026 pun kembali membuktikan diri sebagai ajang yang menghadirkan persaingan kompetitif sekaligus mempererat tali persaudaraan antarpecinta sepak bola di Kabupaten Pemalang.


Oleh: Mujihartono – Kaperwil Jateng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Budayakan. Rasa malu dan jangan mengcopy  karya orang lain