Detikperistiwa.co.id – Lombok Timur – Aktivitas warga di sekitar jembatan yang menjadi penghubung Kelurahan Pancor dan Sekarteja, Kecamatan Selong, mendadak terganggu setelah seorang pria ditemukan terbaring di bawah area jembatan akibat diduga mengalami kecelakaan, Senin (27/7/2026) sekitar pukul 11.30 WITA.
Korban diketahui berinisial L.S.H. (58), warga Kelurahan Sukamulia. Setelah menerima laporan dari masyarakat, personel kepolisian bersama petugas medis segera menuju lokasi untuk memberikan pertolongan. Korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Dr. R. Soedjono Selong.
Berdasarkan keterangan warga, sebelum insiden terjadi korban terlihat berjalan kaki dari kawasan PTC Pancor. Ia sempat berhenti di sebuah bengkel untuk menanyakan keberadaan ojek yang dapat mengantarkannya menuju Dasan Lekong. Karena tidak ada pengemudi yang sedang mangkal, seorang warga berinisiatif membantu mencarikan kendaraan di sekitar Pasar Selong dan kawasan PTC.
Namun, ketika warga tersebut kembali, situasi di sekitar jembatan sudah dipenuhi orang. Korban diketahui telah terjatuh dan berada dalam kondisi membutuhkan pertolongan. Masyarakat yang menyaksikan kejadian memilih tidak mengangkat korban karena khawatir tindakan tersebut justru memperparah cedera yang dialaminya. Mereka kemudian segera menghubungi aparat kepolisian.
Informasi dari pihak keluarga menyebutkan, korban selama ini hidup seorang diri di kediamannya. Selain itu, ia memiliki riwayat gangguan kesehatan berupa keterbatasan penglihatan, bekas luka bakar di beberapa bagian tubuh, serta gangguan kejiwaan yang memengaruhi kemampuan beraktivitas secara mandiri.
Setibanya di rumah sakit, tim medis langsung melakukan pemeriksaan awal. Korban dilaporkan datang dalam keadaan tidak sadar dengan luka robek di bagian belakang kepala, luka lecet pada kedua jari tangan, serta lecet pada kaki kanan. Petugas medis segera memberikan bantuan oksigen dan penanganan darurat untuk menstabilkan kondisinya.
Dugaan sementara, korban kehilangan keseimbangan saat melintasi jembatan hingga akhirnya terjatuh. Faktor kondisi fisik korban yang mengalami gangguan penglihatan, ditambah belum adanya pembatas pengaman di lokasi, diduga menjadi penyebab terjadinya insiden tersebut.
Kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap peristiwa ini dengan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi. Sementara itu, korban hingga kini masih menjalani perawatan intensif di IGD RSUD Dr. R. Soedjono Selong sambil menunggu kedatangan anggota keluarganya.(red)










