Polres Aceh Tengah Perkuat Pengamanan dan Pengaturan di SPBU

Aceh Tengah —detikperistiwa.co.id

Personel Polres Aceh Tengah turun langsung mengurai antrean kendaraan di sejumlah SPBU untuk memastikan pendistribusian BBM berjalan tertib dan antrean tidak meluber hingga mengganggu arus lalu lintas.

Pengamanan tersebut diperkuat sejak 27 Juli 2026 dan masih berlangsung hingga September. Personel ditempatkan secara bergiliran di sejumlah SPBU yang menjadi sasaran pengamanan, di antaranya SPBU Lemah, SPBU Jalan Lintang, dan SPBU Tansaril.

Petugas mengatur kendaraan mulai dari akses masuk hingga keluar SPBU. Ketika antrean mulai memanjang ke badan jalan, personel langsung melakukan pengaturan agar kendaraan tetap bergerak dan pengguna jalan lainnya tidak terdampak.

Selain mengatur arus kendaraan, polisi turut memantau proses pendistribusian BBM di lokasi. Pengawasan dilakukan untuk mencegah pengisian berulang maupun dugaan penimbunan yang berpotensi mengganggu pemerataan distribusi BBM kepada masyarakat.

Polisi juga mengimbau masyarakat tidak melakukan pembelian secara berlebihan hanya karena informasi yang belum dipastikan kebenarannya. Pengendara yang mengantre diminta mengikuti arahan petugas serta menjaga ketertiban selama proses pengisian.

Dalam pelaksanaannya, personel berkoordinasi dengan pengelola SPBU untuk memantau perkembangan antrean dan kondisi lapangan. Penempatan anggota disesuaikan dengan jam operasional serta tingkat kepadatan kendaraan.

Langkah ini dilakukan Polres Aceh Tengah untuk menjaga distribusi BBM tetap tertib sekaligus memastikan aktivitas pengisian tidak mengganggu kelancaran lalu lintas dan kepentingan pengguna jalan lainnya.

Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., mengatakan pengamanan di SPBU dilakukan untuk memastikan proses pendistribusian BBM berjalan tertib dan tidak menimbulkan gangguan terhadap arus lalu lintas.

“Personel kami hadir di lapangan untuk mengatur antrean, memantau proses pendistribusian BBM, serta memastikan kegiatan masyarakat di SPBU tetap berjalan tertib. Kami juga berkoordinasi dengan pengelola SPBU untuk menyesuaikan pengaturan dengan kondisi di lapangan,” ujar AKBP Muhamad Taufiq.

Ia mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan berdasarkan informasi yang belum terverifikasi.

“Kami mengajak masyarakat mengikuti arahan petugas dan menjaga ketertiban selama mengantre. Dengan tertib dan saling menghormati, distribusi BBM dapat berjalan lancar dan tidak mengganggu pengguna jalan lainnya,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Budayakan. Rasa malu dan jangan mengcopy  karya orang lain