Larangan Sudah Dikeluarkan Dindikpora, Salah Satu TK di Kecamatan Taman Nekat Gelar Study Tour ke Semarang.

Larangan Sudah Dikeluarkan Dindikpora, Salah Satu TK di Kecamatan Taman Nekat Gelar Study Tour ke Semarang.

Larangan Sudah Dikeluarkan Dindikpora, Salah Satu TK di Kecamatan Taman Nekat Gelar Study Tour ke Semarang.

Pemalang — Kebijakan larangan sementara study tour yang dikeluarkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Pemalang tampaknya belum sepenuhnya dipatuhi. Buktinya, salah satu Taman Kanak-Kanak (TK) di wilayah Kecamatan Taman justru tetap nekat memberangkatkan siswa study tour ke Semarang pada Rabu (20/5/2026).
Padahal, sebelumnya Dindikpora Pemalang telah menerbitkan surat resmi Nomor 400.3/2724/Dindikpora/2026 terkait penundaan sementara kegiatan study tour sekolah. Surat tersebut beredar luas dan menjadi perhatian seluruh lembaga pendidikan di Kabupaten Pemalang.

Namun ironisnya, larangan itu diduga dianggap angin lalu.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, rombongan siswa TK tetap diberangkatkan menggunakan jasa biro perjalanan CV Alzah Tour dengan agenda edukasi pembuatan mochi di Semarang.

Keputusan ini langsung memicu sorotan publik dan menuai protes sejumlah wali murid. Tidak sedikit yang mempertanyakan urgensi kegiatan tersebut, apalagi dilakukan untuk anak usia dini di tengah adanya imbauan resmi pemerintah daerah.

“Ini sebenarnya study tour atau sekadar jalan-jalan berkedok edukasi? Apa urgensinya anak TK belajar bikin mochi sampai harus keluar kota?” ujar salah satu pemerhati pendidikan di Pemalang.
Tak hanya itu, polemik makin memanas setelah muncul pengakuan wali murid yang menyebut siswa yang tidak ikut tetap diwajibkan membayar setengah biaya keberangkatan.
“Kalau tidak ikut tetap diminta bayar separuh. Ini memberatkan,” ungkap salah satu wali murid yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan besar: Apakah pihak sekolah sengaja mengabaikan instruksi Dindikpora? Apakah ada kepentingan tertentu di balik tetap dilaksanakannya study tour tersebut?
Publik kini menanti sikap tegas dari Dindikpora Kabupaten Pemalang. Jika surat resmi pemerintah saja diabaikan, maka dikhawatirkan aturan hanya menjadi formalitas tanpa wibawa.
Selain persoalan kepatuhan terhadap kebijakan daerah, aspek keselamatan dan kenyamanan anak usia dini juga menjadi perhatian serius. Di tengah meningkatnya evaluasi terhadap kegiatan study tour sekolah, tindakan nekat tetap memberangkatkan siswa TK justru dianggap sebagai langkah yang minim sensitivitas.
Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah maupun CV Alzah Tour belum memberikan klarifikasi resmi terkait alasan tetap digelarnya study tour serta kebijakan pembayaran bagi siswa yang tidak ikut.

Kasus ini menjadi tamparan keras bagi dunia pendidikan di Pemalang. Saat pemerintah daerah berupaya melakukan penataan dan evaluasi kegiatan study tour, masih ada lembaga pendidikan yang diduga memilih jalan sendiri.

Tag: #StudyTourTKPemalang #DindikporaPemalang #StudyTourDitunda #PemalangHariIni #TKTaman #CVAlzahTour #BeritaPemalang #StudyTourSekolah #Semarang #PendidikanPemalang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Budayakan. Rasa malu dan jangan mengcopy  karya orang lain