Bener Meriah – detikperistiwa.co.id
Baitul Mal Kabupaten Bener Meriah membantu proses pemulangan jenazah Muhammad Chairun, korban kecelakaan lalu lintas di kawasan Seribu Dolok, Sumatera Utara, menuju Kampung Rime Raya, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, setelah korban dinyatakan meninggal dunia pada Kamis (28/5/2026) pukul 17.40 WIB.
Muhammad Chairun diketahui merupakan warga Kampung Rime Raya, Kecamatan Pintu Rime Gayo. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan lalu lintas yang dialaminya terjadi di wilayah Seribu Dolok pada Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.
Peristiwa itu bermula saat korban berupaya menghindari sebuah mobil yang mendadak mengerem dan mengambil arah ke sisi kanan jalan. Saat berusaha mengelak, korban justru tertabrak kendaraan lain dari arah berbeda. Kendaraan yang menabrak korban dilaporkan langsung meninggalkan lokasi kejadian usai insiden tersebut.
Akibat kecelakaan itu, korban mengalami luka serius dan sempat mendapatkan penanganan medis intensif di RS Evarina Etaham Pematang Siantar. Selama beberapa hari menjalani perawatan, kondisi korban terus dipantau oleh pihak keluarga dan tenaga medis.
Namun, setelah mendapatkan penanganan medis, Muhammad Chairun akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Kamis sore. Kabar wafatnya pemuda asal Bener Meriah tersebut pun menimbulkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat di kampung halamannya.
Menanggapi musibah tersebut, Baitul Mal Kabupaten Bener Meriah menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Muhammad Chairun. Lembaga tersebut juga menyatakan dukungan moril kepada keluarga yang sedang berduka.
“Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhum, mengampuni segala khilafnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan semoga diberikan ketabahan dan kekuatan,” demikian pernyataan belasungkawa dari Baitul Mal Kabupaten Bener Meriah.
Sebagai bentuk kepedulian sosial dan kemanusiaan, Baitul Mal Kabupaten Bener Meriah turut membantu biaya pemulangan jenazah dari rumah sakit tempat korban dirawat menuju Kampung Rime Raya, Kecamatan Pintu Rime Gayo.
Bantuan tersebut diberikan guna meringankan beban keluarga korban yang sedang menghadapi musibah. Kehadiran Baitul Mal di tengah masyarakat diharapkan dapat menjadi wujud nyata kepedulian lembaga umat terhadap warga yang mengalami kesulitan dan membutuhkan bantuan kemanusiaan.(#)












