Berkali-kali Ditertibkan Kapolres, Tambang Ilegal Bibir Pantai Oliepier Beltim Kembali Beroperasi, Warga Desak Korlap Ditangkap
*Belitung Timur* – Aktivitas tambang timah ilegal di kawasan bibir pantai Oliepier, Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur, kembali beroperasi. Padahal lokasi tersebut telah berkali-kali ditertibkan oleh jajaran Polres Belitung Timur.
Sejumlah ponton dan alat tambang kembali terlihat beraktivitas di pesisir. Padahal sebelumnya aparat telah membubarkan dan mengimbau penambang untuk meninggalkan lokasi.
“Kami heran, sudah berkali-kali Kapolres turun tertibkan, tapi besoknya aktif lagi. Seolah kebal hukum. Kami duga ada korlap yang mengatur dan kemungkinan ada oknum di belakangnya,” ujar salah satu warga pesisir Oliepier yang enggan disebutkan namanya, Senin (6/10/2026).
Warga menilai penertiban yang hanya menyasar pekerja lapangan tidak akan menyelesaikan persoalan. Mereka meminta Polda Kepulauan Bangka Belitung dan Polres Beltim tidak hanya membubarkan, tapi menangkap koordinator lapangan (korlap).
Desakan warga ini bukan tanpa alasan. Belitung Timur tercatat sebagai daerah dengan titik tambang ilegal.
Sementara itu dalam beberapa pekan terakhir, Polres Belitung Timur berhasil menggagalkan penyelundupan 9 ton pasir timah ilegal di kecamatan Kampit Selindang Belit7ng Timur dan mengamankan beberapa orang.
Kawasan Oliepier sendiri diketahui merupakan IUP milik PT Timah Tbk, namun penambangan di wilayah pesisir tersebut terus menuai penolakan karena dinilai tidak sesuai dengan Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) Provinsi Babel.
Kasat Polairud dan Kapolres Belitung Timur belum memberikan keterangan resmi terkait kembalinya aktivitas tambang ilegal di bibir pantai Oliepier tersebut.
Warga berharap penegakan hukum dilakukan secara transparan dan berkelanjutan, termasuk mengusut dugaan keterlibatan oknum yang membekingi tambang ilegal di kawasan pesisir tersebut.
#####***Tembusan Kapolri.****$##
Ptytsl
Detikperistiwa.co.id













