Bibir Pantai Pantai Olipir Rusak Parah Akibat Aktivitas Tambang Suntik Ilegal

Bibir Pantai Pantai Olipir Rusak Parah Akibat Aktivitas Tambang Suntik Ilegal

 

Kerusakan bibir pantai terjadi di Olipir, Desa Ban Motor Kecamatan, Kabupaten Belitung Timur. Pantai yang sebelumnya menjadi sandaran perahu dan pelindung kampung dari abrasi, kini terkikis akibat maraknya aktivitas tambang timah ilegal jenis “suntik” di bibir pantai sekitar Olipir

Pantauan warga, aktivitas tambang ilegal tersebut beroperasi hampir setiap hari di jarak yang sangat dekat dengan garis pantai. Semburan air bertekanan tinggi dari mesin suntik menghantam daratan, merusak akar mangrove dan menggerus pasir bibir pantai.

“Olipir ini bukan lokasi tambang ilegal, tapi kenyataannya penuh dengan tambang ilegal. Bibir pantainya sudah habis, pasir hilang,” ujar salah satu nelayan Olipir yang enggan disebutkan namanya, Minggu (28/9/2026).

Dampaknya tidak hanya lingkungan. Nelayan tradisional Olipir mengeluhkan,drastis karena air laut keruh bercampur limbah lumpur tambang. Beberapa perahu bahkan kesulitan sandar karena pantai menjadi curam dan dalam akibat abrasi.

Kondisi beberapa bulan lalu ditertibkan Polsek Manggar Belitung Timur dan Polres Belitung karena susah merusak bibir pantai olipir

Warga berharap pemerintah desa, kecamatan, serta Polres Belitung Timur dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Belitung turun langsung ke Olipir untuk melihat kerusakan bibir pantai dan melakukan penertiban permanen, bukan hanya operasi sesaat.

“Kami tidak menolak orang cari makan, tapi jangan di bibir pantai. Kalau pantai habis, kampung kami yang hilang,” tambah warga tersebut.

Diduga giat tambang ilegal tersebut di prakarsai oleh korlap seakan semua terkoordinir.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari aparat terkait aktivitas tambang di perairan bibir pantai Olipir.

Ptytsl

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Budayakan. Rasa malu dan jangan mengcopy  karya orang lain