Bordir Bireuen Siap Tembus Pasar London, Bupati Tutup Pelatihan Wastra Nusantara

 

BIREUEN –Detikperistiwa.co.id

Bupati Bireuen Ir. H. Mukhlis, S.T. secara resmi menutup Pelatihan Inovasi Wastra Nusantara: Upskilling Fashion bagi Kelompok Tenun dan Bordir Kabupaten Bireuen, hasil kerja sama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bireuen, di Gazebo Pendopo Bupati Bireuen, Senin (20/7/2026).

Turut hadir Ketua Dekranasda Kabupaten Bireuen Ny. Sadriah Mukhlis, Wakil Bupati Ir. H. Razuardi, M.T. beserta istri, Sekretaris Daerah Ismunandar, S.T., M.T. beserta istri, para kepala SKPK beserta istri, para asisten beserta istri, para camat beserta istri, serta para perajin tenun, bordir, dan jahit yang mengikuti pelatihan.

Dalam laporannya, Ketua Dekranasda Kabupaten Bireuen Ny. Sadriah Mukhlis menyampaikan kabar menggembirakan bahwa produk bordir Bireuen mulai mendapat perhatian pasar internasional.

“Hasil bordir kita akan segera hadir di London karena sudah mendapatkan pesanan dari sana,” ujarnya.

Menurutnya, permintaan terhadap produk bordir Bireuen terus meningkat. Namun, kapasitas produksi masih menjadi tantangan karena para perajin yang sedang dibina masih membutuhkan waktu untuk meningkatkan keterampilan dan kecepatan produksi agar mampu memenuhi permintaan pasar.

Sementara itu, Ketua Panitia mengajak seluruh peserta untuk terus melestarikan dan mengembangkan wastra khas Bireuen.

“Demi Wastra Kabupaten Bireuen, teruslah menenun bagi para penenun dan teruslah membordir bagi para pembordir,” pesannya.

Dalam sambutannya, Bupati Bireuen Ir. H. Mukhlis, S.T. mengapresiasi semangat para peserta selama mengikuti pelatihan. Ia berharap ilmu yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk meningkatkan kualitas produk sekaligus kesejahteraan para perajin.

>”Teruslah berinovasi agar kelompok tenun dan kelompok bordir mampu bersaing hingga menjadi mandiri. Hari ini memang hari terakhir pelatihan, tetapi ini adalah awal bagi kelompok tenun dan kelompok bordir untuk terus maju ke depan,” kata Bupati.

Pada kesempatan tersebut, panitia juga memberikan penghargaan kepada peserta terbaik sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan prestasi selama mengikuti pelatihan.

Peserta Kelompok Tenun Terbaik:

1. Salma Salsabila, S.Ap.

2. Putri Dania, S.H.

3. Nabila Mulyadi, S.Kep.

Peserta Kelompok Bordir Terbaik:

1. Yurlita.

2. Amanda Safira Ismy.

Peserta Kelompok Jahit Terbaik:

1. Absharina.

2. Lindawati.

3. Sri Wahyuni.

4. Misbahul Jannah.

Rangkaian acara ditutup dengan penyerahan penghargaan kepada peserta terbaik, dilanjutkan fashion show yang menampilkan hasil karya tenun dan bordir para peserta. Penampilan tersebut menjadi bukti bahwa wastra Bireuen terus berkembang dan memiliki potensi besar untuk menembus pasar nasional hingga internasional.

(Erna)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Budayakan. Rasa malu dan jangan mengcopy  karya orang lain