Berita  

Bupati Bireuen Lantik Pejabat Administrator, Pengawas, Fungsional, serta Kepala UPTD Puskesmas dan SPNF SKB

Bireuen – detikperistiwa.co.id

Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., secara resmi melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 173 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen pada sore hari ini. Agenda strategis yang bertempat di Aula Lama Setdakab Bireuen ini dilaksanakan dalam rangka pengisian formasi jabatan sekaligus menindaklanjuti rekomendasi resmi dari Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Acara pelantikan yang berlangsung khidmat tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Bireuen, para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, serta para camat se-Kabupaten Bireuen. Adapun rincian 173 pejabat yang dilantik terdiri dari
• Jabatan Administrator dan Pengawas: 143 orang
• Jabatan Fungsional: 22 orang
• Kepala UPTD Puskesmas: 13 orang
• Kepala UPTD SPNF SKB: 1 orang

Dalam sambutannya, Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pejabat yang baru mengemban amanah tersebut. Beliau menegaskan bahwa mutasi dan pelantikan ini merupakan bagian dari dinamisasi organisasi yang mutlak dilakukan demi mendongkrak kualitas pelayanan publik dan mempercepat akselerasi pembangunan di Kabupaten Bireuen.

Bupati secara tegas menggarisbawahi bahwa seluruh proses pelantikan dilakukan secara profesional, objektif berbasis kompetensi, serta bersih dari segala bentuk praktik pungutan liar, setoran, maupun suap. “Kami tidak meminta imbalan materi, melainkan menuntut pembuktian berupa kapasitas, integritas, dan prestasi nyata. Jabatan adalah beban moral untuk melayani masyarakat, bukan untuk dilayani,” ujar Bupati.

Bupati juga menerapkan prinsip meritokrasi yang berorientasi pada hasil (output) nyata. Rapor capaian kerja para pejabat baru ini akan dipantau secara berkala oleh Tim Penilai Kinerja. Sebagai bentuk komitmen terhadap integritas, Bupati mengeluarkan peringatan keras: jika ditemukan adanya oknum yang terbukti memberikan atau menerima sesuatu terkait jabatan tersebut, pemerintah daerah tidak akan segan-segan untuk langsung melakukan pencopotan jabatan pada hari itu juga.

Pelantikan ini menjadi momentum krusial mengingat Kabupaten Bireuen baru saja dilanda bencana alam banjir yang mengakibatkan kerusakan dalam skala besar. Menyikapi kondisi kritis ini, Bupati menginstruksikan para camat yang baru dilantik untuk segera membangun sinergi yang kuat dengan para keuchik, pihak Puskesmas, dan dinas terkait. Para camat diminta aktif turun langsung ke lapangan guna memonitor, memastikan validasi data korban yang akurat, serta menjamin penyaluran bantuan tepat sasaran kepada masyarakat yang terdampak.

Dalam pidatonya, Bupati secara terbuka mengakui adanya keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Bireuen untuk membangun kembali ribuan rumah dan menormalisasi fasilitas publik secara mandiri, mengingat eksekusi anggaran skala besar berada di bawah otoritas Pemerintah Pusat.

Namun, di tengah keterbatasan tersebut, Kabupaten Bireuen mendapatkan dukungan solidaritas dari daerah lain. Pemerintah Kabupaten Asahan memberikan bantuan kemanusiaan berupa dana hibah sebesar Rp30 miliar untuk membantu pemulihan di Kabupaten Bireuen. Bupati memastikan dana hibah tersebut akan dialokasikan sepenuhnya secara transparan untuk rekonstruksi fasilitas jalan umum, yaitu proyek pengaspalan jalan sepanjang 10 kilometer yang membentang dari kawasan Blang Gandai hingga Salah Serong. Proyek ini ditargetkan harus rampung pada tahun ini. Meskipun anggaran tersebut diprediksi belum mampu menuntaskan perbaikan seluruh jembatan penghubung di daerah pedalaman hingga 100%, pengaspalan jalan ini menjadi prioritas utama demi memulihkan konektivitas warga.

Di akhir sambutannya, Bupati menyampaikan harapan agar amanah dan kepercayaan yang telah diberikan oleh negara di pundak para pejabat yang baru dilantik dapat dijalankan dengan penuh komitmen, dedikasi, serta rasa tanggung jawab yang tinggi.

Acara pelantikan tersebut kemudian diakhiri dengan pemberian ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik.

WAR.N

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Budayakan. Rasa malu dan jangan mengcopy  karya orang lain