Jember – detikperistiwa.co.id
Bupati Jember Muhammad Fawait atau yang akrab disapa Gus Fawait kembali menegaskan pentingnya rasa tanggung jawab dalam pengelolaan fasilitas publik. Dalam acara Bunga Desaku di Desa Rowotamtu, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten, Rabu 29 Juli 2026. Beliau berpesan, bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) yang diberikan kepada masyarakat desa, yang bersumber dari Pemerintah Pusat dijaga dengan penuh tanggung jawab dan dirawat secara berkelanjutan.
“Alat-alat yang diserahkan ini bukan sekadar benda biasa. Ini adalah amanah besar, yang bersumber dari anggaran negara yang merupakan uang rakyat seluruh Indonesia. Maka saya titip pesan: tolong dijaga dan dirawat sebaik-baiknya,” tegas Gus Fawait di hadapan para kelompok tani.
Beliau menjelaskan, perawatan yang tepat akan membuat alat dapat berfungsi optimal dalam jangka waktu panjang. Sebaliknya, jika tidak dirawat, bantuan yang seharusnya bermanfaat bertahun-tahun justru akan cepat rusak dan menjadi sia-sia.
“Jangan sampai baru dipakai sebentar sudah rusak karena kurang perawatan. Jika dijaga dengan benar, satu alat bisa dinikmati manfaatnya oleh banyak generasi petani. Ini juga wujud rasa syukur kita atas perhatian Pemerintah Pusat kepada daerah,” tambahnya.
Selain perawatan, Gus Fawait juga mengingatkan agar pengelolaan alat dilakukan secara bersama-sama dan tercatat dengan tertib di tingkat kelompok tani maupun desa, sehingga dapat dipertanggungjawabkan dengan baik.
Sementara Kepala Desa Rowotamtu Zainuri, menyampaikan pesan khusus kepada petani pada acara ‘Bunga Desaku’, terkait bantuan alat pertanian yang telah diberikan.
Ia mengajak para petani untuk memanfaatkan alat pertanian tersebut dengan sebaik-baiknya guna meningkatkan produktivitas tanaman dan mempermudah pekerjaan di Sawah.
Zainuri menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan melakukan perawatan rutin pada alat pertanian, agar dapat digunakan dalam jangka panjang dan tidak cepat rusak.
Kegiatan Bunga Desaku sendiri merupakan program Pemerintah Kabupaten Jember yang tidak hanya fokus pada penyaluran bantuan, tetapi juga pemberdayaan masyarakat, pembinaan karakter, serta penguatan ekonomi desa secara menyeluruh. Ujarnya.(SAR)












