Detikperistiwa.co.id – Lombok Timur – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menempatkan pembangunan infrastruktur sebagai salah satu prioritas dalam mendukung kemajuan sektor pariwisata. Kawasan wisata Tetebatu menjadi perhatian utama, menyusul rencana perbaikan akses jalan yang ditargetkan mulai dikerjakan dalam dua bulan mendatang.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, ketika menghadiri pembukaan Festival Seni Olahraga Presean yang berlangsung di Lapangan Desa Tetebatu, Rabu (22/7/2026). Di hadapan masyarakat serta wisatawan yang hadir, ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas jalan merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam memperkuat daya saing destinasi wisata unggulan daerah.
Menurutnya, keberadaan akses yang memadai akan memberikan manfaat luas, tidak hanya bagi wisatawan yang datang berkunjung, tetapi juga bagi masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari sektor pariwisata. Infrastruktur yang baik dinilai mampu memperlancar aktivitas ekonomi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada para pengunjung.
Bupati juga memastikan dukungan pemerintah tidak berhenti pada pembangunan fisik semata. Berbagai kegiatan budaya dan tradisi masyarakat yang mampu menarik minat wisatawan akan terus mendapat perhatian sebagai bagian dari strategi pengembangan pariwisata Lombok Timur.
Ia mengajak seluruh masyarakat Tetebatu untuk bersama-sama menjaga citra daerah dengan memberikan pelayanan yang ramah kepada setiap wisatawan. Menurutnya, pengalaman positif yang diperoleh pengunjung akan menjadi promosi yang efektif dalam meningkatkan jumlah kunjungan di masa mendatang.
“Pariwisata hanya akan berkembang jika seluruh pihak ikut menjaga kenyamanan dan keamanan para tamu. Karena itu, masyarakat memiliki peran penting dalam menciptakan kesan baik bagi setiap wisatawan yang datang,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Tetebatu, Sabli, menyampaikan bahwa minat wisatawan terhadap desa wisata tersebut terus menunjukkan tren positif. Sepanjang tahun 2025, jumlah kunjungan tercatat mencapai 23.168 orang yang berasal dari berbagai daerah dan mancanegara.
Memasuki tahun 2026, hingga pertengahan Juli, angka kunjungan telah melampaui 19 ribu wisatawan. Capaian tersebut menjadi sinyal bahwa Tetebatu masih menjadi salah satu destinasi favorit di Lombok Timur dengan potensi besar untuk terus berkembang.
Selain memaparkan perkembangan sektor pariwisata, Sabli juga mengakui bahwa realisasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di wilayahnya belum sepenuhnya optimal. Meski demikian, ia optimistis pemanfaatan sistem digital dalam pelayanan pemerintahan akan mendorong peningkatan kepatuhan masyarakat terhadap pembayaran PBB maupun kewajiban pajak lainnya sesuai regulasi yang berlaku.(red)












