Makassar, detikperistiwa.co.id – Ketua dan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PEPABRI (Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI-Polri) Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) masa bhakti 2026–2031 resmi dilantik di Four Points by Sheraton Makassar, Selasa (5/5/2026).
Mayjen TNI (Purn) Andi Muhammad Bau Sawa Mappanyukki yang akrab disapa “Panglima Ta” kembali dipercaya memimpin PEPABRI Sulselbar untuk periode kedua.
Mayjen (P) Andi Muhammad Bau Sawa, menyampaikan rasa syukur atas jalannya kegiatan yang berlangsung tertib dan lancar.
Ia menegaskan, kepemimpinannya ke depan akan difokuskan pada penguatan sinergi dengan seluruh elemen masyarakat.
“Alhamdulillah, pengukuhan hari ini berjalan lancar, tertib, dan aman. Ini amanah yang akan kami jalankan bersama seluruh jajaran PEPABRI Sulselbar,” katanya.
Ia menegaskan, PEPABRI akan mengambil peran aktif dalam menjaga stabilitas daerah, baik dari sisi ekonomi, politik, sosial maupun keamanan. Menurutnya, kondisi saat ini menuntut semua pihak untuk tetap solid dan tidak mudah terpecah.
“Ke depan, kami akan terus bersinergi dengan seluruh komponen bangsa di Sulawesi Selatan dan Barat dalam rangka menjaga stabilitas di semua sektor,” ujarnya.
Panglima Ta juga menyoroti maraknya penyebaran informasi hoaks yang dinilai dapat memicu perpecahan di tengah masyarakat. Ia mengingatkan pentingnya kesadaran kolektif agar tidak mudah terprovokasi.
“Yang paling urgent sekarang adalah bagaimana kita menyadarkan masyarakat agar tidak terprovokasi berita hoaks dan isu-isu yang sengaja dimainkan untuk membenturkan anak bangsa,” tegasnya.
Ia mengaku aktif turun langsung ke berbagai daerah untuk bertemu masyarakat, khususnya para tokoh, guna menyampaikan pesan persatuan dan kewaspadaan terhadap dinamika situasi nasional.
“Saya sering turun ke kabupaten hingga pelosok, mengumpulkan tokoh-tokoh masyarakat untuk mengingatkan bahwa kita ini sedang diuji. Negara ini dibangun dengan pengorbanan besar, jadi harus kita jaga bersama,” jelasnya.
Terkait konsolidasi organisasi, Panglima Ta mengungkapkan dari total 27 kabupaten/kota di Sulselbar, sebanyak 20 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) telah dikukuhkan. Sementara tujuh lainnya akan segera dituntaskan dalam waktu dekat.
“Saya akan segera berkeliling untuk melantik DPC yang belum dikukuhkan sekaligus memperkuat silaturahmi dengan anggota,” katanya.
Selain itu, ia juga menginstruksikan jajaran PEPABRI di daerah untuk aktif membangun komunikasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melalui audiensi dan silaturahmi.
“Kami dorong seluruh DPC untuk melakukan audiensi dengan Forkopimda. Di situ kita bisa saling mendengar dan membantu menyelesaikan persoalan di masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Panglima Ta menegaskan bahwa semangat pengabdian seorang prajurit tidak pernah berakhir, meski telah memasuki masa purnawirawan.
“Prajurit itu tidak pernah mati, hanya pengabdiannya yang berubah bentuk. Itu yang akan terus kami pegang,” pungkasnya. (niar)












