Berita  

Eks Kombatan GAM Angkat Bicara, Dana Reintegrasi BRA Rp17,5 Miliar Jadi Sorotan

Banda Aceh – detikperistiwa.co.id

Mantan Komandan Wilayah Operasi GAM Aceh Rayeuk dan Buh, Bustamam yang akrab disapa Ndan Buh, menyampaikan desakan resmi kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap proses pengadaan kendaraan bermotor di lingkungan Badan Reintegrasi Aceh (BRA).

Ndan Buh juga secara khusus meminta Gubernur Aceh, Mualem, untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Ketua BRA. Ia mengingatkan kembali janji yang disampaikan Mualem saat masa kampanye, yang menegaskan akan melakukan evaluasi penuh terhadap lembaga BRA.

“Bek na le hantu dimiyup bak Kayee Raya” — ungkap Ndan Buh dalam bahasa Aceh, menyiratkan bahwa hal-hal yang tidak beres dan menyimpang harus segera dibenarkan, tidak boleh dibiarkan terus berlarut-larut.

Ia menegaskan: “Dana besar yang diperuntukkan untuk reintegrasi dan kesejahteraan korban konflik bukan untuk dinikmati oleh satu kelompok saja.”

Adanya indikasi penyelewengan anggaran pengadaan mobil yang mencapai Rp 17,5 miliar semakin menguatkan alasan mengapa pemeriksaan dan evaluasi kinerja pimpinan BRA tidak bisa ditunda lagi. Dana itu seharusnya diperuntukkan bagi pemulihan kesejahteraan para korban konflik dan program reintegrasi yang merata untuk seluruh masyarakat, bukan untuk kepentingan segelintir pihak.

“Janji saat kampanye harus ditepati. Mualem sudah berbicara akan melakukan evaluasi penuh terhadap BRA, dan saatnya janji itu diwujudkan sekarang juga. Jangan menunggu sampai rakyat semakin kecewa,” tegas Ndan Buh.

“Kami minta Mualem berani mengambil keputusan yang tegas demi keadilan dan kesejahteraan rakyat Aceh,” pungkasnya.

(Abu yus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Budayakan. Rasa malu dan jangan mengcopy  karya orang lain