Gelar Minggu Kasih, Wakapolres Karangasem Serap Aspirasi dan Keluh Kesah Jemaat GBI Rock Amlapura

KARANGASEM |  detikperistiwa.co.id 

Guna mempererat sinergi dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif, Wakapolres Karangasem Kompol I Nengah Sudiarta, S.Sos., menggelar kegiatan Program Minggu Kasih bersama Jemaat Gereja Bethel Indonesia (GBI Rock), Jalan Ahmad Yani, Amlapura (BTN Wahyu Subagan). Pada Minggu, (8/11/2026).

 

Kehadiran Polri di tengah jemaat tidak hanya untuk menyampaikan pesan Kamtibmas, tetapi juga membuka ruang dialog agar warga dapat menyampaikan persoalan di lingkungan mereka secara langsung.

 

Dalam arahanya, Wakapolres Karangasem Kompol I Nengah Sudiarta, S.Sos. menjelaskan bahwa Minggu Kasih merupakan program Kapolri yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. Program ini bertujuan menyampaikan pesan Kamtibmas untuk mempererat sinergi serta membangun kedekatan Polri dengan masyarakat.

 

“Polri saat ini hadir bersama masyarakat, tidak lagi seperti dulu yang ditakuti oleh masyarakat,” jelas Wakapolres.

 

Ia mengajak masyarakat menjauhi narkoba, waspada terhadap judi online yang merusak masa depan, serta berhati-hati terhadap modus penipuan digital yang kian marak. “Jangan mudah percaya pada tautan atau pesan mencurigakan demi keamanan harta benda dan keluarga dan bijak dalam bermedia sosial,” imbau Wakapolres.

 

Bagi warga yang memiliki informasi soal kemacetan, tindak pidana, atau kriminalitas, Wakapolres meminta untuk menghubungi Call Center 110. Polres Karangasem siaga 24 jam melayani masyarakat.

 

Manfaat nyata kegiatan ini terlihat saat sesi tanya jawab. Sejumlah jemaat menyampaikan persoalan yang mereka temui sehari-hari, dan Wakapolres menanggapinya langsung.

 

Pada sesi tanya jawab seorang Jemaat meminta pihak Polres menertibkan truk yang parkir di badan jalan karena mengganggu arus lalu lintas,” pintanya.

 

Wakapolres Kompol I Nengah Sudiarta, S.Sos., menjelaskan bahwa Karangasem memang dilalui aktivitas truk karena menjadi pusat material pasir. Polres telah mensosialisasikan agar truk melintas pada malam hari dan menjaga jarak dengan pengendara lain, mengingat banyak tikungan tajam. Jika masih ada truk parkir di badan jalan yang membahayakan, Polres akan menindaklanjuti dan berupaya lebih baik,” jelasnya.

 

Seorang Jemaat yang juga seorang Guru BK di SMP Negeri 2 Karangasem menyampaikan bahwa siswanya sering nongkrong di Jalur 11, membolos, dan mengantuk di sekolah. Ia memohon agar anak-anak yang masih nongkrong hingga malam bisa diimbau,” ungkapnya.

 

Merespon informasi tersebut Wakapolres menyampaikan rasa terima kasih atas masukan itu dan kami akan memastikan untuk meningkatkan patroli serta pengawasan terhadap para pelajar,” ujarnya.

 

Salah satu Jemaat lain juga mengeluhkan banyaknya pelajar yang memarkir sepeda motor di sepanjang Jalan Kepesagi sehingga membahayakan pengendara lain,” ungkapnya.

 

Menanggapi hal tersebut Wakapolres mengungkapkan “Kami akan menindaklanjuti melalui Satlantas Polres Karangasem agar dilakukan penertiban dan pengawasan, sehingga arus lalu lintas tetap aman dan lancar,” ungkapnya.

 

Melalui dialog seperti ini, diharapkan masukan dan aspirasi warga dapat langsung diterima Polri dan menjadi bahan acuan tindak lanjut di lapangan, mulai dari patroli hingga penertiban lalu lintas.

 

 

Sby

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Budayakan. Rasa malu dan jangan mengcopy  karya orang lain