Kepercayaan Muzaki Jadi Modal Utama, Bupati Lotim Minta BAZNAS Perkuat Akuntabilitas Penyaluran ZIS

Detikperistiwa.co.id – Lombok Timur – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menegaskan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Pesan tersebut disampaikan Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin saat menghadiri penyaluran bantuan program pendidikan dan dakwah yang diselenggarakan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lombok Timur di Aula BAZNAS, Kamis (2/7/2026).

Pada kesempatan itu, Bupati turut menyerahkan bantuan secara simbolis kepada sejumlah penerima manfaat. Bantuan yang disalurkan mencakup dukungan bagi guru yang telah mengabdi selama bertahun-tahun, pengurus Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), takmir masjid, pengelola mushala, hingga mahasiswa yang sedang menyelesaikan penyusunan skripsi.

Dalam sambutannya, Haerul Warisin mengapresiasi para muzaki yang telah mempercayakan penyaluran zakat melalui BAZNAS. Menurutnya, tingginya partisipasi masyarakat menjadi bukti bahwa lembaga tersebut mampu membangun kepercayaan publik melalui berbagai program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Ia menekankan bahwa amanah tersebut harus dijaga dengan tata kelola yang bersih, profesional, dan penuh tanggung jawab. Pengelola BAZNAS, kata dia, tidak boleh memberikan ruang bagi praktik-praktik yang dapat mencoreng nama lembaga maupun mengurangi keyakinan masyarakat terhadap pengelolaan dana umat.

Bupati juga mengingatkan agar setiap rupiah yang dihimpun dari zakat, infak, dan sedekah digunakan sesuai ketentuan serta disalurkan kepada penerima yang benar-benar berhak. Ia meminta pengawasan terhadap setiap pengajuan bantuan diperketat agar tidak ada proposal fiktif yang lolos dalam proses penyaluran.

Selain itu, perhatian khusus diminta diberikan kepada para guru dan marbot yang telah mengabdikan diri selama lebih dari dua dekade. Menurutnya, kelompok tersebut layak memperoleh perlindungan melalui program BPJS Ketenagakerjaan maupun BPJS Kesehatan sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka dalam melayani masyarakat.

Haerul Warisin juga berharap penghimpunan ZIS di Lombok Timur dapat semakin optimal dengan meningkatnya jumlah muzaki yang menyalurkan zakat melalui BAZNAS. Dengan pengelolaan yang terpusat dan transparan, manfaat dana zakat diyakini akan semakin luas dirasakan oleh masyarakat.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Lombok Timur, Muhammad Kamli, mengungkapkan bahwa penyaluran bantuan telah dilakukan secara bertahap. Pada Rabu (1/7/2026), sebanyak 700 penerima memperoleh bantuan yang meliputi insentif bagi TPQ, mushala, masjid, guru madrasah yang telah lama mengabdi, serta bantuan biaya pendidikan.

Adapun pada penyaluran berikutnya, sebanyak 300 penerima kembali menerima bantuan dengan kategori yang sama. Program tersebut merupakan bagian dari upaya BAZNAS Lombok Timur dalam mengoptimalkan pendayagunaan dana ZIS untuk mendukung sektor pendidikan, kegiatan keagamaan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Melalui sinergi antara Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dan BAZNAS, diharapkan pengelolaan zakat tidak hanya menjadi instrumen ibadah, tetapi juga mampu memperkuat pembangunan sosial, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan membantu masyarakat yang membutuhkan secara berkelanjutan.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Budayakan. Rasa malu dan jangan mengcopy  karya orang lain