LPTQ Matang Raya Raih Juara Umum MTQ ke-38 Kecamatan Baktiya, Camat Harap Terus Ukir Prestasi

Aceh Utara – detikperistiwa.co.id

Kafilah Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kemasjidan Matang Raya berhasil meraih gelar juara umum pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-38 tingkat Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara, Tahun 2026.

Prestasi tersebut diraih setelah Kafilah Matang Raya mengumpulkan 85 poin, unggul atas Kafilah Kemukiman Panteu Breuh di posisi kedua. Sementara posisi berikutnya ditempati Kafilah Matang Linya, Kafilah Unit, dan Kafilah Alue Ie Puteh.

MTQ ke-38 yang dipusatkan di Lapangan Bola Kaki Kemasjidan Matang Raya, Gampong Matang Raya Barat, resmi ditutup oleh Camat Baktiya, Bakhtiar, S.Sos, pada Rabu malam (29/7/2026).

Dalam sambutannya, Camat Bakhtiar menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menampilkan kemampuan terbaiknya selama pelaksanaan MTQ.

Ia berharap para juara tidak cepat berpuas diri, tetapi terus meningkatkan kemampuan untuk menghadapi MTQ tingkat Kabupaten Aceh Utara.

Terus belajar, jangan hanya cukup sampai di sini. Persiapkan diri untuk meraih prestasi di tingkat kabupaten, dan yang tidak kalah penting, tetap jaga kesehatan,” pesan Bakhtiar.

Ia juga memberikan motivasi kepada peserta yang belum berhasil meraih juara agar tidak berkecil hati. Menurutnya, kekalahan bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan motivasi untuk terus berlatih dan mempersiapkan diri menghadapi kesempatan berikutnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana yang juga Ketua Forum Geuchik Kecamatan Baktiya, Abdullah, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh panitia, dewan hakim, aparatur pemerintah, serta masyarakat yang telah memberikan dukungan sehingga MTQ ke-38 tingkat Kecamatan Baktiya dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan sukses.

MTQ ke-38 tingkat Kecamatan Baktiya yang berlangsung sejak Minggu malam (26/7/2026) diikuti oleh 170 peserta, terdiri dari 80 peserta putra dan 90 peserta putri. Para peserta berasal dari lima kafilah, yakni Kafilah Unit, Kafilah Matang Linya, Kafilah Alue Ie Puteh, Kafilah Panteu Breuh, dan Kafilah Matang Raya, yang berkompetisi pada delapan cabang perlombaan.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Budayakan. Rasa malu dan jangan mengcopy  karya orang lain