Berita  

Mahasiswa Geografi Unesa Edukasi Mitigasi Banjir dan Penghijauan di Desa Kedungbanteng

Sidoarjo – detikperistiwa.co.id

Sebanyak 60 mahasiswa Program Studi Geografi Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menggelar kegiatan edukasi mitigasi bencana banjir bertajuk “Mitigasi Risiko Banjir Melalui Penghijauan Berkelanjutan dan Pemberdayaan Masyarakat” di Desa Kedungbanteng, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (11/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadaran warga dalam mengurangi risiko banjir melalui pelestarian lingkungan.

Kegiatan diikuti 60 mahasiswa yang dibagi menjadi empat kelompok. Masing-masing kelompok melakukan pendekatan secara langsung kepada masyarakat dengan mendatangi rumah-rumah warga maupun lokasi yang telah ditentukan. Dalam sosialisasi tersebut, mahasiswa memberikan edukasi mengenai wilayah rawan banjir, langkah-langkah mitigasi bencana, pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, serta manfaat penghijauan melalui penanaman pohon sebagai upaya meningkatkan daya serap air.

Selain penyuluhan, para mahasiswa juga melaksanakan bakti sosial yang didampingi Sekretaris Karang Taruna Desa Kedungbanteng, Dandy. Kehadiran mereka disambut antusias oleh masyarakat. Warga aktif berdiskusi mengenai berbagai langkah pencegahan banjir yang dapat dilakukan secara bersama di lingkungan tempat tinggal mereka.

Salah seorang mahasiswi Unesa, Serli, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat sekaligus upaya membangun kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

«”Kedatangan kami ke Desa Kedungbanteng bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat agar terus melestarikan pohon. Pohon memiliki akar yang mampu menyerap air sehingga dapat membantu mengurangi risiko banjir. Kami juga mengajak masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi bencana banjir, terutama saat musim hujan tiba,” ujarnya.»

Warga Desa Kedungbanteng mengapresiasi kegiatan tersebut dan berharap edukasi serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Menurut mereka, sosialisasi mitigasi bencana sangat penting, khususnya menjelang musim penghujan, agar masyarakat semakin siap menghadapi potensi banjir.

Melalui kegiatan bertema “Mitigasi Risiko Banjir Melalui Penghijauan Berkelanjutan dan Pemberdayaan Masyarakat”, mahasiswa Geografi Unesa berharap mampu menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan. Dengan meningkatnya kesadaran untuk menanam pohon, menjaga kebersihan saluran air, dan menerapkan langkah-langkah mitigasi sejak dini, diharapkan risiko banjir di Desa Kedungbanteng dapat diminimalkan serta tercipta lingkungan yang lebih hijau, aman, dan berkelanjuta.( Luqman arif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Budayakan. Rasa malu dan jangan mengcopy  karya orang lain