Meriahkan Parade Budaya Festival Semarak Jembrana 2026, Polres Jembrana Turut Ambil Bagian dengan Tampil Memukau

JEMBRANA | detikperistiwa.co.id 

Kehadiran Personel Polres Jembrana dalam memeriahkan Festival tampil memukau, selain turut serta dalam parade tersebut Polres Jembrana juga memberikan pengamanan ketat untuk  memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang memadati jalur Parade/Pawai Budaya Festival Semarak Jembrana Tahun 2026. Pada Minggu, 23 Agustus 2026.

Pengamanan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, lancar, serta masyarakat dapat menikmati kemeriahan budaya dengan nyaman.

Parade/Pawai Budaya yang mengusung tema “Taman Sari, Bhinneka Tunggal Ika” digelar pada Minggu (23/8/2026), mulai pukul 15.40 hingga 19.45 Wita. Kegiatan mengambil start dari Puri Negara, Kelurahan Banjar Tengah, Kecamatan Negara, dan berakhir di Tugu Adipura, Kelurahan Dauhwaru, Kecamatan Jembrana.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT Kota Negara ke-131, HUT Provinsi Bali ke-68, dan HUT ke-81 Republik Indonesia Tahun 2026. Ribuan masyarakat antusias menyaksikan beragam pertunjukan seni, budaya, dan kreativitas dari berbagai unsur masyarakat serta peserta parade.

Kapolres Jembrana AKBP Cheery S.M. Simamora, S.E., S.I.K., M.I.K. turut hadir bersama jajaran Forkopimda dan para undangan lainnya. Sementara pengamanan kegiatan dipimpin langsung oleh Wakapolres Jembrana Kompol I Ketut Darta, S.H., M.H., dengan melibatkan 210 personel Polres Jembrana melalui pengamanan terbuka maupun tertutup.

 

“Kehadiran personel Polres Jembrana bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memberikan pelayanan dan memastikan masyarakat dapat menikmati seluruh rangkaian parade budaya dengan aman, tertib dan nyaman. Kami mengedepankan pendekatan humanis serta pengaturan arus lalu lintas agar kegiatan berjalan lancar,” ujar Wakapolres Jembrana Kompol I Ketut Darta.

 

Parade berlangsung meriah dengan menampilkan berbagai kekayaan seni dan budaya, mulai dari Jegog, Kendang Mebarung, tari kolosal, pakaian adat Nusantara, marching band, sendratari, hingga kesenian tradisional dari lima kecamatan di Kabupaten Jembrana.

 

Polres Jembrana juga turut ambil bagian dalam parade dengan menampilkan sendratari bertema “Kesatria Bhayangkara”, sebagai representasi semangat pengabdian Polri dalam menjaga keamanan sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat melalui seni dan budaya.

 

Antusiasme masyarakat terlihat di sepanjang rute parade, khususnya di kawasan Panggung Kehormatan di depan Pasar Umum Negara dan sejumlah titik lainnya. Personel kepolisian ditempatkan di berbagai lokasi untuk mengatur arus lalu lintas, menjaga keamanan peserta, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat.

 

“Kami mengapresiasi seluruh masyarakat yang telah bersama-sama menjaga ketertiban. Kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, peserta parade dan masyarakat menjadi kunci sehingga kegiatan dapat berlangsung aman dan kondusif. Semangat kebersamaan seperti ini merupakan kekuatan Jembrana,” tambah Kompol I Ketut Darta.

 

 

Sby

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Budayakan. Rasa malu dan jangan mengcopy  karya orang lain