Perbaikan Jaringan Pipa di Orong Bukal, Pasokan Air Bersih Dua Wilayah Lombok Timur Terganggu Sementara

Detikperistiwa.co.id – Lombok Timur – Warga di wilayah Pemongkong dan Paremas diimbau untuk menghemat penggunaan air setelah Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lombok Timur melakukan pekerjaan perbaikan pada jaringan pipa utama yang menjadi jalur distribusi air bersih ke sejumlah kawasan.

Pekerjaan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 18 Juli 2026, dengan fokus pada perbaikan pipa berukuran 8 inci yang berada di kawasan Dusun Orong Bukal. Perbaikan dilakukan sebagai langkah antisipatif guna menjaga keandalan sistem distribusi sekaligus meminimalkan potensi gangguan yang lebih besar di kemudian hari.

Selama proses pengerjaan berlangsung, pelanggan di wilayah Pemongkong dan Paremas diperkirakan mengalami penurunan debit air hingga penghentian sementara aliran ke rumah-rumah pelanggan. Kondisi tersebut bersifat sementara hingga seluruh tahapan perbaikan selesai dilaksanakan.

PDAM Lombok Timur menargetkan proses perbaikan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 1 x 24 jam. Meski demikian, distribusi air diperkirakan belum langsung pulih sepenuhnya karena membutuhkan waktu tambahan sekitar 2 x 24 jam agar tekanan air di seluruh jaringan kembali stabil.

Menghadapi kondisi tersebut, pelanggan diminta menyiapkan persediaan air secukupnya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama masa pemeliharaan jaringan berlangsung. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat tetap memenuhi kebutuhan air bersih hingga distribusi kembali normal.

Pihak PDAM menjelaskan bahwa pekerjaan pemeliharaan jaringan merupakan bagian dari program peningkatan kualitas layanan kepada pelanggan. Dengan kondisi jaringan yang lebih baik, diharapkan distribusi air bersih dapat berlangsung lebih lancar dan risiko gangguan di masa mendatang dapat diminimalkan.

Atas dampak yang ditimbulkan selama proses perbaikan, PDAM Lombok Timur menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan yang terdampak. Masyarakat diharapkan dapat memberikan pengertian sembari menunggu selesainya pekerjaan hingga pelayanan air bersih kembali berjalan normal.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Budayakan. Rasa malu dan jangan mengcopy  karya orang lain