Berita  

Viral Dugaan Tambang Emas di Ketol, Satria Minta Pemerintah Segera Usut Tuntas

Aceh Tengah – detikperistiwa.co.id

Baru-baru ini, unggahan di media sosial dari akun Keber Gayo memperlihatkan dugaan adanya aktivitas tambang emas di wilayah Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah. Unggahan tersebut kemudian menjadi perbincangan luas di tengah masyarakat.

Selang beberapa jam kemudian, akun Instagram Etnis Gayo mengunggah informasi dengan judul “Empat Alat Berat Memasuki Kawasan Kekuyang, Diduga Akan Melakukan Aktivitas Pembukaan Lahan/Tambang Emas.” Unggahan tersebut semakin menarik perhatian publik dan memunculkan berbagai tanggapan di media sosial.

Di waktu yang hampir bersamaan, akun media sosial Explore Ketol juga mengunggah pernyataan yang berisi penolakan terhadap dugaan aktivitas tambang emas di Kecamatan Ketol, khususnya di Desa Kekuyang. Rangkaian unggahan tersebut menunjukkan bahwa persoalan ini telah menjadi perhatian serius masyarakat dan memerlukan klarifikasi serta langkah cepat dari pemerintah.

Menanggapi hal tersebut, Satria, pemuda kelahiran Desa Kekuyang, mendesak pemerintah, aparat penegak hukum, dan instansi terkait untuk segera turun ke lapangan guna memastikan kebenaran informasi yang beredar serta mengusut tuntas dugaan tersebut.

“Saya selaku pemuda kelahiran Desa Kekuyang merasa prihatin dengan informasi yang beredar di media sosial. Dugaan adanya aktivitas tambang emas ini telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Saya meminta pemerintah bersama aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan secara menyeluruh agar masyarakat mendapatkan kepastian,” ujar Satria.

Menurutnya, pemerintah harus bersikap cepat, objektif, dan transparan dalam menangani persoalan tersebut. Apabila hasil penyelidikan menemukan adanya pelanggaran hukum, maka penegakan hukum harus dilakukan secara tegas sesuai peraturan yang berlaku. Sebaliknya, apabila dugaan tersebut tidak terbukti, hasil penyelidikan juga perlu disampaikan secara terbuka kepada masyarakat agar tidak menimbulkan spekulasi.

“Masyarakat membutuhkan kepastian, bukan asumsi. Karena itu saya berharap pemerintah segera turun ke lapangan, memeriksa informasi yang beredar, dan menyampaikan hasilnya secara terbuka. Jika terbukti ada pelanggaran, tindak tegas sesuai hukum yang berlaku. Jika tidak terbukti, sampaikan juga kepada masyarakat agar polemik ini tidak terus berkembang,” tutup Satria.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Budayakan. Rasa malu dan jangan mengcopy  karya orang lain