Bireuen – detikperistiwa.co.id
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Gampong Kuala Ceurape, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, Minggu (13/9/2026), berlangsung khidmat dan penuh suasana kekeluargaan.
Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi masyarakat untuk memperingati kelahiran Rasulullah SAW, memperkuat ukhuwah Islamiyah, mempererat silaturahmi, serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.
Peringatan Maulid turut dihadiri Camat Jangka Muliyadi, SP., MSM, Ketua TP-PKK Kecamatan Jangka Ners. Kartini Muliyadi, Kapolsek Jangka Ipda Fidhal Akhtar, Danramil 07 Jangka Lettu Inf Vary Yanto, Babinsa, Keuchik Gampong Kuala Ceurape Nasrul, aparatur gampong, tokoh masyarakat, serta Ketua Umum Relawan Peduli Rakyat Lintas Batas, Arizal Mahdi.
Kehadiran unsur pemerintahan kecamatan, TNI, Polri, aparatur gampong, tokoh masyarakat dan elemen sosial tersebut turut memperkuat suasana kebersamaan dalam peringatan Maulid sekaligus mencerminkan pentingnya hubungan yang harmonis antara pemerintah, aparat dan masyarakat.
RANGKAIAN MAULID DIAWALI SELAWAT DAN DOA
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan selawat Nabi Muhammad SAW yang diikuti masyarakat dengan penuh kekhusyukan.
Lantunan selawat menjadi ungkapan kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus pengingat bagi umat Islam agar senantiasa mengikuti ajaran dan keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari.
Setelah pembacaan selawat, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama. Masyarakat memanjatkan rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus memohon agar Gampong Kuala Ceurape senantiasa diberikan keamanan, kesehatan, kedamaian, persatuan dan keberkahan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan santunan kepada anak yatim. Pemberian santunan tersebut menjadi wujud kepedulian sosial masyarakat sekaligus mencerminkan nilai kasih sayang yang diajarkan Rasulullah SAW terhadap anak yatim dan mereka yang membutuhkan perhatian.
Rangkaian kegiatan kemudian diakhiri dengan kenduri Maulid yang diikuti masyarakat secara bersama-sama.
Kenduri tersebut tidak hanya menjadi bagian dari tradisi masyarakat Aceh dalam memperingati Maulid Nabi, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat rasa kekeluargaan di tengah masyarakat.
KEUCHIK AJAK MASYARAKAT JAGA PERSATUAN
Keuchik Gampong Kuala Ceurape, Nasrul, mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, kerukunan dan kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut Nasrul, kemajuan gampong tidak dapat dibangun hanya oleh keuchik dan aparatur gampong, tetapi membutuhkan dukungan, partisipasi dan kerja sama seluruh masyarakat.
Ia mengharapkan seluruh masyarakat Kuala Ceurape dapat terus bersatu dan saling bekerja sama serta tidak menjadikan perbedaan pendapat sebagai alasan untuk terpecah.
Nasrul juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya serta menghindari segala bentuk fitnah yang dapat merusak hubungan antarsesama warga.
Menurutnya, setiap persoalan yang muncul di tengah masyarakat sebaiknya diselesaikan melalui komunikasi dan musyawarah dengan mengutamakan kepentingan bersama.
Perbedaan pendapat, kata Nasrul, merupakan hal yang wajar dalam kehidupan bermasyarakat. Namun, perbedaan tersebut tidak seharusnya menghilangkan rasa persaudaraan maupun memutuskan silaturahmi.
Ia berharap Gampong Kuala Ceurape dapat terus menjadi gampong yang aman, damai, masyarakatnya kompak, saling membantu dan saling menghormati.
Nasrul juga berharap semangat kebersamaan yang tercipta melalui peringatan Maulid tidak berhenti setelah kegiatan selesai, tetapi terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
MENJADIKAN RASULULLAH SAW SEBAGAI TELADAN
Ketua Umum Relawan Peduli Rakyat Lintas Batas, Arizal Mahdi, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan bahwa Maulid Nabi hendaknya tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata.
Menurut Arizal, Maulid merupakan momentum untuk kembali merenungkan keteladanan Rasulullah SAW sekaligus memperbaiki akhlak dan perilaku dalam kehidupan pribadi maupun bermasyarakat.
Ia menekankan bahwa kecintaan kepada Rasulullah SAW harus diwujudkan melalui perbuatan nyata, seperti kejujuran, amanah, kesabaran, kasih sayang, kepedulian dan sikap menghormati sesama.
“Kalau kita mengatakan mencintai Rasulullah SAW, maka sudah seharusnya kita berusaha mengikuti akhlak beliau. Jujur, amanah, sabar, penyayang, suka membantu dan menghormati sesama,” kata Arizal.
Ia mengingatkan bahwa peringatan Maulid seharusnya menjadi kesempatan untuk memperbaiki diri dan memperkuat hubungan antarsesama, bukan sekadar kegiatan tahunan.
Menurut Arizal, nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW sangat relevan diterapkan dalam kehidupan masyarakat, terutama dalam menjaga persaudaraan, menghindari permusuhan dan menyelesaikan persoalan dengan cara yang baik.
“Jangan sampai kita rajin memperingati Maulid, tetapi masih mudah bermusuhan, saling menjelekkan dan menyebarkan fitnah. Justru melalui Maulid ini kita harus belajar menjadi manusia yang lebih baik, lebih sabar, lebih peduli dan lebih bermanfaat bagi sesama,” ujarnya.
Arizal juga mengajak masyarakat untuk memberikan perhatian kepada generasi muda agar tumbuh dengan landasan agama, akhlak, adat dan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan serta masyarakat.
“Anak-anak muda kita adalah penerus gampong. Mereka harus kita bekali dengan agama, akhlak dan rasa peduli terhadap lingkungan serta masyarakatnya. Mereka harus menjadi generasi yang mampu menjaga persaudaraan dan membawa kebaikan bagi masa depan,” katanya.
SANTUNAN ANAK YATIM, WUJUD KEPEDULIAN SOSIAL
Santunan kepada anak yatim menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian peringatan Maulid di Gampong Kuala Ceurape.
Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa peringatan Maulid tidak hanya memiliki nilai keagamaan, tetapi juga mengandung pesan sosial tentang pentingnya berbagi dan memperhatikan mereka yang membutuhkan.
Arizal menilai kepedulian terhadap anak yatim harus terus dipelihara dalam kehidupan masyarakat.
“Anak yatim adalah bagian dari tanggung jawab kita bersama. Mereka tidak boleh merasa sendirian. Masyarakat harus hadir memberikan perhatian, kasih sayang dan dukungan agar mereka dapat tumbuh dengan baik serta memiliki masa depan yang lebih cerah,” ungkapnya.
Ia berharap semangat berbagi yang terlihat dalam kegiatan Maulid dapat terus dilanjutkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga kepedulian sosial tidak hanya muncul pada momentum tertentu.
MAULID MENJADI MOMENTUM MEMPERKUAT SILATURAHMI
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Gampong Kuala Ceurape menjadi ruang bagi masyarakat untuk berkumpul, berselawat, berdoa, berbagi dan mempererat tali persaudaraan.
Kehadiran Camat Jangka Muliyadi, SP., MSM, Ketua TP-PKK Kecamatan Jangka Ners. Kartini Muliyadi, Kapolsek Jangka Ipda Fidhal Akhtar, Danramil 07 Jangka Lettu Inf Vary Yanto, Babinsa, Keuchik Gampong Kuala Ceurape, aparatur gampong, tokoh masyarakat dan Ketua Umum Relawan Peduli Rakyat Lintas Batas Arizal Mahdi turut memberikan warna tersendiri bagi kegiatan tersebut.
Kebersamaan yang terbangun diharapkan menjadi bagian dari upaya bersama untuk menjaga hubungan yang harmonis antara masyarakat dan seluruh unsur yang berada di Kecamatan Jangka.
Lebih dari sekadar peringatan keagamaan, Maulid Nabi juga mengajarkan bahwa kehidupan yang baik dibangun melalui akhlak, kepedulian, persaudaraan dan kesediaan untuk saling membantu.
Karena itu, semangat yang lahir dari Maulid hendaknya tidak berhenti ketika acara berakhir. Selawat yang dilantunkan, doa yang dipanjatkan, santunan yang diberikan dan kebersamaan yang dirasakan hendaknya menjadi pengingat untuk terus berbuat baik dalam kehidupan sehari-hari.
Maulid Nabi Muhammad SAW juga menjadi kesempatan bagi setiap Muslim untuk bercermin dan bertanya kepada diri sendiri: sejauh mana keteladanan Rasulullah SAW telah kita hadirkan dalam perkataan, sikap dan perbuatan kita?
Semoga masyarakat Gampong Kuala Ceurape senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT, diberikan kesehatan, keamanan, kedamaian, rezeki yang berkah dan kehidupan yang penuh persaudaraan.
Semoga hubungan yang harmonis antara masyarakat, pemerintah, TNI, Polri, tokoh masyarakat dan seluruh elemen sosial dapat terus terpelihara demi terciptanya Gampong Kuala Ceurape yang aman, damai, kompak dan semakin maju.
Selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.
Mari kita jadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari—dalam kejujuran, amanah, kesabaran, kasih sayang, kepedulian dan persaudaraan.
Semoga kecintaan kepada Rasulullah SAW tidak hanya terucap melalui selawat, tetapi juga tercermin dalam akhlak, sikap dan perbuatan kita setiap hari.
Allahumma shalli ‘ala Sayyidina Muhammad wa ‘ala ali Sayyidina Muhammad.












