Berita  

Ketua Umum Lembaga Pba Ajak Bma Instruksikan Seluruh Bmg Perbaiki Pelayanan Memelihara Fakir Miskin

Banda Aceh – detikperistiwa.co.id

Ketua Umum Lembaga Peumulia Bangsa Atjeh (PBA), Subki Mohammad Bintang, meminta Baitul Mal Aceh (BMA) untuk mengeluarkan instruksi resmi kepada seluruh Baitul Mal Gampong (BMG) di seluruh Aceh guna meningkatkan kualitas pelayanan dan kepedulian nyata dalam memelihara serta mensejahterakan kelompok fakir miskin di lingkungan masing-masing,(12/9/2026).

Menurut Subki, BMG adalah garda terdepan yang paling dekat dengan kondisi nyata masyarakat. Oleh karena itu, pengelolaan dana zakat, infak, sedekah, dan wakaf di tingkat gampong harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh mereka yang paling membutuhkan.

PBA mengajak BMA untuk menegaskan arahan berikut kepada seluruh BMG:

1. Pemutakhiran data fakir miskin secara berkala dan akurat, lengkap dengan kondisi tempat tinggal, mata pencaharian, jumlah tanggungan, dan kebutuhan mendesak. Data harus transparan dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat gampong.

2. Pelayanan yang cepat, santun, dan tanpa diskriminasi. Setiap warga yang membutuhkan harus dilayani dengan penuh penghormatan. Tidak boleh ada diskriminasi berdasarkan latar belakang. Prosedur harus sederhana, mudah diakses, dan tidak membebani yang datang meminta bantuan.

3. Bantuan yang tepat sasaran dan berkelanjutan. Bantuan tidak hanya sesaat, tetapi juga mencarikan jalan keluar yang lebih baik: bantuan pangan, kesehatan, pendidikan anak, hingga bantuan modal usaha agar mereka dapat mandiri.

4. Transparansi dan akuntabilitas publik. Setiap BMG wajib melaporkan secara terbuka kepada masyarakat: berapa dana yang diterima, dari mana sumbernya, dan kepada siapa telah disalurkan. Kepercayaan masyarakat adalah modal utama.

5. Sinergi dengan pemerintah gampong dan tokoh masyarakat. BMG harus bersinergi dengan Keuchik, Tuha Peut, dan tokoh agama agar tidak ada warga yang terlewatkan atau tidak terjangkau bantuan.

“Fakir miskin adalah tanggung jawab bersama. Baitul Mal dari tingkat pusat hingga gampong ada untuk memastikan tidak ada warga Aceh yang hidup dalam kesulitan yang tidak perlu. Dana umat harus kembali kepada umat, dan yang paling berhak menerima adalah mereka yang paling membutuhkan,” tegas Subki.

“Jadikan BMG sebagai rumah yang meneduhkan, bukan tempat yang menyulitkan. Pelayanan yang baik adalah cermin amanah yang kita emban,” pungkas Subki Mohammad Bintang.

Subki Mohammad Bintang
Ketua Umum Lembaga Peumulia Bangsa Atjeh (PBA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Budayakan. Rasa malu dan jangan mengcopy  karya orang lain