BIREUEN — Detikperistiwa.co.id
Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Bireuen berlangsung penuh apresiasi dan penghargaan. Kementerian Agama Kabupaten Bireuen memberikan penghargaan kepada ratusan insan pendidikan, mulai dari guru berprestasi, kepala madrasah inspiratif, pengawas berdedikasi, penulis produktif hingga lembaga dan mitra strategis yang dinilai berkontribusi besar terhadap kemajuan pendidikan dan layanan keagamaan.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Drs. H. Azhari, M.Si, disaksikan Bupati Bireuen Ir. Mukhlis, ST serta jajaran Forkopimda Kabupaten Bireuen.
Dalam ajang Kompetisi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Berprestasi Tahun 2026, sejumlah guru dari berbagai jenjang berhasil meraih prestasi membanggakan. Pada kategori Guru Madrasah Berinovasi tingkat Madrasah Aliyah, Hafidhah, S.Pd dari MAN 1 Bireuen meraih juara pertama. Sementara Nazarina, S.Pd dari MTsN 9 Bireuen menjadi terbaik tingkat MTs dan Rahmayanti, S.Pd dari MIN 1 Bireuen menjadi juara di tingkat MI.
Kategori Guru Madrasah Berinspirasi juga melahirkan sejumlah nama terbaik seperti Fadhilah, S.Ag dari MAN 2 Bireuen, Orian Syahputra, S.Pd dari MTsN 2 Bireuen, hingga Ade Jaya Sutisna, S.Pd dari MIN 4 Bireuen. Sementara kategori Guru Madrasah Berdedikasi didominasi oleh guru-guru dari MAN 2 Bireuen dan MTsN 5 Bireuen.
Selain guru, penghargaan juga diberikan kepada kepala madrasah dan pengawas berprestasi. Drs. Al Ghazali, M.Pd dari MAN 7 Bireuen dinobatkan sebagai Kepala Madrasah Aliyah terbaik, sedangkan Saudah, M.Ag meraih penghargaan sebagai Pengawas Madrasah Berprestasi terbaik tingkat Kabupaten Bireuen.
Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah umum juga mendapat apresiasi dalam berbagai kategori. Nama-nama seperti Husna dari SMAN 1 Peudada, Martonis, S.Pd.I., M.Sos dari SMKN 1 Bireuen hingga Basiran, S.Ag., MA dari SMP Sukma Bangsa turut menerima penghargaan atas dedikasi dan inovasi mereka di bidang pendidikan agama Islam.
Di bidang literasi, Kamaliah, S.Pd.I., M.Ag dari MIN 32 Bireuen mendapat penghargaan khusus atas kontribusinya menulis 12 buku kategori Sastra Daerah Aceh. Sejumlah guru lainnya juga diapresiasi atas karya antologi yang telah diterbitkan.
Penghargaan turut diberikan kepada sejumlah lembaga terbaik. MAN 3 Bireuen dinobatkan sebagai madrasah dengan siswa terbanyak lulus SNBP 2026, sementara MAS Al-Muslim Bireuen menjadi madrasah dengan kelulusan terbanyak jalur SPAN-PTKIN. Untuk kategori KUA, KUA Peusangan Selatan meraih penghargaan sebagai KUA Terbersih dan KUA Ekoteologi Tahun 2025, sedangkan KUA Jeunib mendapat predikat KUA Digital Tahun 2025.
Pada kesempatan itu, Kemenag Bireuen juga memberikan penghargaan kepada Bupati Bireuen Ir. Mukhlis, ST atas kontribusinya dalam penguatan pendidikan agama dan pengembangan madrasah, KUA serta pondok pesantren. Penghargaan serupa turut diberikan kepada unsur Forkopimda dan sejumlah lembaga mitra strategis lainnya.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bireuen, Dr. H. Zulkifli, S.Ag., M.Pd mengatakan penghargaan tersebut bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan bentuk apresiasi nyata terhadap dedikasi para insan pendidikan.
“Setiap nama yang hari ini menerima penghargaan adalah bukti bahwa dedikasi selalu menemukan jalannya untuk dikenali. Kerja baik Anda dilihat, dihargai, dan akan menjadi inspirasi bagi generasi pendidik berikutnya,” ujarnya.
*****












