Usai Gelar Pengobatan Gratis, Kapolres Karangasem Salurkan Paket Sembako kepada Warga Kurang Mampu di Desa Tista

KARANGASEM | detikperistiwa.co.id 

Bentuk kepedulian Kapolres Karangasem, AKBP I Made Santika, S.H., S.I.K., M.I.K., terhadap kesejahteraan masyarakat kembali dibuktikan melalui aksi nyata. Usai menggelar pengobatan gratis, dalam kegiatan Bakti Sosial di Desa Tista, Kecamatan Abang. Kapolres juga menyerahkan langsung bantuan paket sembako kepada warga kurang mampu. Pada Jum’at (15/52026).

 

Langkah ini diambil sebagai bentuk empati Polri terhadap kondisi ekonomi masyarakat di pedesaan. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada sejumlah lansia dan warga yang membutuhkan, didampingi oleh Kapolsek Abang AKP I Komang Susiawan, S.I.P., dan Kepala Desa Tista.

 

Bantuan paket sembako yang berisi bahan pokok seperti beras, minyak goreng, dan kebutuhan dasar lainnya ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban dapur warga.

 

“Kami hadir tidak hanya untuk memastikan kesehatan warga terjaga melalui pemeriksaan medis, tetapi juga ingin berbagi kebahagiaan melalui bantuan sembako ini. Semoga bermanfaat bagi bapak dan ibu sekalian,” tutur AKBP I Made Santika saat menyapa para penerima bantuan.

 

Kehadiran orang nomor satu di kepolisian resor Karangasem ini disambut hangat. Masyarakat merasa sangat terbantu karena mendapatkan dua manfaat sekaligus dalam satu waktu: layanan kesehatan tanpa biaya dan bantuan pangan.

 

Kepala Desa Tista menyatakan bahwa aksi sosial ini sangat tepat sasaran. “Bantuan ini sangat berarti bagi warga kami yang sedang kesulitan. Terima kasih kepada Bapak Kapolres atas perhatiannya yang luar biasa kepada warga Desa Tista,” ungkapnya.

 

Kegiatan Bakti Sosial ini merupakan agenda rutin Polres Karangasem untuk mempererat silaturahmi antara kepolisian dan masyarakat. Dengan turun langsung ke lapangan, Kapolres Karangasem ingin memastikan bahwa Polri selalu ada di tengah-tengah rakyat, baik dalam menjaga keamanan maupun dalam misi kemanusiaan.

 

 

Sby

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Budayakan. Rasa malu dan jangan mengcopy  karya orang lain