Kapolsek Sidemen Pimpin Pengamanan Sholat Idul Adha 1447 di Daerah Hukum Polsek Sidemen

Karangasem | detikperistiwa.co.id 

Personel Polsek Sidemen melaksanakan pengamanan kegiatan Sholat Idul Adha 1447 H/2026 M di Daerah Hukum Polsek Sidemen, Kecamatan Sidemen, Kabupaten Karangasem. Pada Rabu, (27/5/2026).

Kegiatan Sholat Idul Adha tersebut diikuti kurang lebih 500 jama”ah yang terdapat di dua masjid.
Adapun lokasi/tempat Sholat Ied tersebut adalah sebagai berikut :

1. Mesjid Jami Al Abror, Kampung Sindu, Desa Sinduwati, Kecamatan Sidemen:
– Imam/Khotib: HABIB SAUGI BIN YAHYA ALMAGHRABI ALHASANI, S.Pd.i, M.Pd.i
– Bilal: AMURUDDIN
– Jumlah Jemaah: 350 Org
– Materi Ceramah: Keutamaan Berqurban

2. Mesjid Assasuttaqwa, Kampung Punia, Desa Sinduwati Kecamatan Sidemen:
– Imam : H. ANWAR
– Khotib : H. MUJAHIDIN
– Bilal : JAPARUDIN
– Jumlah Jemaah : 150 Orang
– Materi Ceramah: Keutamaan Berkurban

Pengamanan dilakukan dengan melaksanakan pemantauan situasi kamtibmas, pengaturan arus keluar masuk jamaah serta pengaturan kendaraan di sekitar lokasi masjid guna memastikan pelaksanaan ibadah berjalan aman, tertib dan lancar.

 

Setelah pelaksanaan Sholat Ied, dilanjutkan dengan pemotongan Hewan Kurban yang akan dibagikan kepada para jemaah, jumlah Hewan Kurban yang dipotong keseluruhannya yaitu sebanyak 15 ekor, dengan rincian sebagai berikut.

– Di Mesjid Jami Al Abror : Sapi 2 ekor dan Kambing 8 ekor
– Di Mesjid Assasuttaqwa: Sapi 1 ekor dan Kambing 4 ekor

 

Kegiatan pengamanan dilaksanakan bersinergi dengan personel TNI sebagai bentuk kerja sama dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang melaksanakan ibadah.

 

Kapolsek Sidemen AKP I Gusti Agung Bagus Suteja, S. IP.,M.H mengatakan bahwa pengamanan dilakukan sebagai bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat dalam pelaksanaan kegiatan keagamaan.

 

“Pengamanan ini dilaksanakan untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah Sholat Idul Adha dan kegiatan penyembelihan hewan kurban berjalan aman, tertib dan lancar,” ujar Kapolsek Sidemen.

 

 

Sby

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Budayakan. Rasa malu dan jangan mengcopy  karya orang lain