Oku Timur – detikperistiwa.co.id
Keresahan warga masyarakat, khususnya para petani di wilayah kabupaten Oku Timur, provinsi Sumatra Selatan ( Sumsel ), akibat di landa kekeringan akhir – akhir ini yang mungkin mengakibatkan gagal panen, belum reda keresahan tersebut malah ditambah langkanya Gas Elpiji 3 kg, dan kalaupun setok ada di Beberapa warung, harga melambung tinggi Pertabung mencapai RP. 40.000 ribu, terkadang lebih, khususnya di Beberapa Desa, kecamatan yang ada di wilayah kabupaten Oku Timur.
” Sudah -+ Tiga Hari ini, di Beberapa Desa, kecamatan mencari Gas 3 kg sulit di dapat. Kalaupun ada harganya terlalu mahal ataupun tinggi, hingga mencapai Empat Puluh Ribu Pertabung. Terkadang lebih. Kalau begini terus gimana nasib kami sebagai warga masyarakat yang tak mampu. Tanaman di landa kekeringan yang mungkin mengakibatkan akan gagal panen. Belum lama ini dulu BBM langka, ini Gas yang langka, kalaupun ada harganya selangit.” Ujar Beberapa warga masyaralat kepada awak Media ” Detikperistiwa. Co.id “, menyampaikan keresahan dan kekesalan mereka pada Hari Rabu sore ( 22/ 07/ 2026 ), sekira pukul, 16. 30 wib, warga masyarakat khususnya kabupaten Oku Timur, provinsi Sumsel meminta dan berharap kepada instansi terkait, khususnya pemerintah Oku Timur maupun provinsi agar dapat secepatnya menanggulangi dan mencarikan solusi permasalahan tersebut, agar permasalahan keresahan dan kesusahan warga masyarakat di Beberapa wilayah, Desa, dan kecamatan, khususnus kabupaten Oku Timur segera mendapatkan solusi dan teratasi. ( Ali Wardana ).












