Majalengka – detikperistiwa.co.id
Bupati Majalengka Eman Suherman memastikan perbaikan 248 titik jalan dan jembatan rusak di wilayahnya dikerjakan bertahap sepanjang 2026. Komitmen ini disampaikan merespons keluhan warga terkait kondisi infrastruktur yang masih jadi sorotan.
“Kami merespons keluhan warga dan akan buktikan dengan program di 2026,” kata Eman didampingi Sekdis PUTR di Pendopo Gedung Negara, Rabu 17/6/2026.
*Anggaran Mepet, Kejar Dana Pusat-Provinsi*
Eman mengakui perbaikan terkendala fiskal daerah. APBD 2026 hanya Rp2,9 triliun, dengan alokasi infrastruktur Rp74 miliar. Padahal saat masih jadi Kadis PU hingga Sekda, anggaran infrastruktur bisa Rp350-400 miliar dari total APBD Rp3,5 triliun.
Selain itu, sistem e-katalog membatasi paket lelang dan risiko tender gagal ikut memperlambat pengerjaan.
Untuk menutup kekurangan, Pemkab lobi Pemprov Jabar dan Kementerian PUPR. Hasilnya terkumpul bantuan Rp100 miliar lebih:
– Rp41 miliar untuk jembatan dan jalur Bantarujeg–Talaga–Malausma
– Rp12 miliar untuk jalur Jatiwangi–Tonjong
– Rp10 miliar untuk pembukaan akses Jatilima
– Rp21 miliar dari Kementerian PUPR untuk Bongas–Bantarwaru, masih proses
– Rp14 miliar untuk Besi–Beber, sudah selesai
–
– Rp13 miliar DAK untuk Payung–Sadarehe
100 Paket Sudah Jalan
Dari 248 titik yang didanai DAU, sekitar 100 paket sudah mulai dikerjakan. Pemkab targetkan 92,5% pekerjaan rampung tahun ini.
Eman meminta warga bersabar karena perbaikan mengikuti timeline dan regulasi. “Sinergi ke pusat dan provinsi terus dilakukan demi kebutuhan dasar masyarakat,” ujarnya.
Warga: Apresiasi, tapi Awasi Realisasi
Sudirman, 48, warga Talaga mengapresiasi langkah lobi dana pusat. “Kalau andalkan APBD jelas tidak cukup biayai 248 titik. Tapi target 92,5% harus dibuktikan akhir tahun. Kami kawal,” katanya.
Tokoh masyarakat Sukahaji, Maman, 55, menghargai kejujuran Bupati soal keterbatasan fiskal. “Jalan rusak bikin ekonomi tersendat. Mudah-mudahan usaha Pemkab bawa perubahan,” harapnya.
( Aboen)












