Desain Kerawang Gayo Modern Curi Perhatian Di FESYAR Sumatera 2026 di Palembang

Dona destia desainer asal Bener Meriah yang berhasil menjadi perwakilan Aceh Bank Indonesia Lhokseumawe

Desain Kerawang Gayo Modern Curi Perhatian di FESyar Sumatera 2026 Palembang

Palembang, 7 Juni 2026 Ajang Festival Ekonomi Syariah Regional Sumatera 2026* yang berlangsung pada 5–7 Juni 2026 di Palembang sukses menjadi wadah kolaborasi berbagai pemangku kepentingan dalam mendorong penguatan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia. Mengusung tema Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah Regional Berkelanjutan melalui Sinergi dan Transformasi Digital kegiatan ini diselenggarakan melalui kerja sama Bank Indonesia dengan melibatkan perwakilan pemerintah daerah, pelaku usaha, akademisi, serta kantor perwakilan Bank Indonesia dari berbagai provinsi di Sumatera.

Salah satu yang menjadi sorotan dalam rangkaian kegiatan tahun ini adalah penampilan karya desainer asal Aceh, Dona Destia yang hadir sebagai perwakilan **Bank Indonesia Lhokseumawe. Karya yang ditampilkan berhasil menarik perhatian para pengunjung dan peserta karena mengusung perpaduan motif khas Kerawang Gayo dengan sentuhan desain modern yang elegan dan berdaya saing.

Dona Destia merupakan putri daerah yang berasal dari Desa Mekar Ayu Kecamatan Timang Gajah Kabupaten Bener Meriah. Melalui karyanya, ia berupaya memperkenalkan kekayaan budaya Aceh kepada khalayak yang lebih luas sekaligus membuktikan bahwa motif tradisional dapat diadaptasi menjadi produk fesyen yang relevan dengan perkembangan zaman.

Keindahan rancangan tersebut semakin memukau ketika diperagakan oleh model muda berbakat, **Rachel Kesyah Aurellia**, yang tampil anggun membawakan koleksi bernuansa etnik modern. Kolaborasi antara desain budaya lokal dan presentasi profesional di atas panggung menjadikan penampilan ini sebagai salah satu momen paling berkesan selama penyelenggaraan festival.

Selain menjadi ajang promosi produk dan industri halal, FESyar Sumatera 2026 juga diharapkan mampu memperkuat sinergi antarwilayah dalam pengembangan ekonomi syariah, memperluas pemanfaatan teknologi digital, serta membuka peluang bagi pelaku usaha daerah untuk menembus pasar yang lebih luas.Melalui partisipasi aktif berbagai daerah, termasuk kontribusi kreatif dari Aceh, penyelenggaraan FESyar Sumatera 2026 menjadi bukti bahwa ekonomi syariah Indonesia terus berkembang dengan mengedepankan inovasi, pelestarian budaya, dan transformasi digital. Harapannya, semangat kolaborasi yang terbangun dalam ajang ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi syariah yang inklusif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di seluruh Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Budayakan. Rasa malu dan jangan mengcopy  karya orang lain