Makassar, detikperistiwa.co.id – Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. Dr. M. Awal Chairuddin meminta jajaran Polrestabes Makassar memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Pesan tersebut disampaikan saat Kapolda Sulsel melakukan kunjungan kerja di Polrestabes Makassar, Kamis (5/11/2026). Kunjungan itu turut didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Sulsel Ny. Dewi Awal Chairuddin.
Kedatangan Kapolda bersama rombongan disambut Kapolrestabes Makassar Kombes Pol. Arya Perdana beserta jajaran. Penyambutan berlangsung melalui prosesi adat berupa pengalungan salempang sarung dan jajar kehormatan personel.
Dalam agenda tersebut, Awal Chairuddin berdialog dengan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Makassar, pejabat utama Polrestabes Makassar, serta pimpinan instansi terkait.
Ia menilai Makassar memiliki dinamika masyarakat yang tinggi karena menjadi pusat aktivitas ekonomi, pemerintahan, pendidikan, dan perdagangan di Sulawesi Selatan.
Kondisi tersebut, menurutnya, menghadirkan tantangan tersendiri dalam menjaga stabilitas keamanan. Sejumlah persoalan membutuhkan perhatian serius dan penanganan bersama.
Persoalan itu meliputi perselisihan antarkelompok di kawasan permukiman, penyalahgunaan dan peredaran narkoba, hingga kejahatan jalanan seperti balap liar.
Selain itu, kemacetan, ketertiban lalu lintas, antrean BBM, serta persoalan pengelolaan sampah juga menjadi perhatian dalam menjaga kondusivitas Kota Makassar.
Kapolda menegaskan penanganan berbagai persoalan tersebut tidak bisa hanya dibebankan kepada kepolisian. Diperlukan keterlibatan seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat.
“Isu-isu tersebut tidak dapat diselesaikan oleh Polri sendiri. Dibutuhkan sinergi Forkopimda, pemerintah daerah, TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, dunia pendidikan, dan seluruh elemen masyarakat,” tegas Awal Chairuddin.
Ia mengatakan keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, upaya pencegahan harus dilakukan melalui deteksi dini, peningkatan patroli, serta pendekatan kepada tokoh masyarakat.
Kapolda juga mendorong pembinaan generasi muda agar potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak awal. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengantisipasi persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.
Selain sinergi lintas sektor, Awal Chairuddin secara khusus meminta Polrestabes Makassar mengoptimalkan pelayanan kepolisian melalui Call Center 110.
Layanan tersebut menjadi sarana bagi masyarakat untuk melaporkan kejadian, gangguan kamtibmas, maupun kondisi darurat yang membutuhkan kehadiran polisi.
“Jangan sampai masyarakat kesulitan mendapatkan pelayanan ketika membutuhkan kehadiran polisi. Kecepatan merespons dan kualitas pelayanan merupakan bagian penting dalam membangun kepercayaan publik,” ujarnya.
Ia meminta setiap laporan yang masuk melalui layanan 110 ditindaklanjuti secara cepat, tepat, dan profesional. Respons petugas menjadi bagian penting dari pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
Kapolda juga mengingatkan jajaran kepolisian dan pemerintah agar mengedepankan pendekatan humanis dalam menyelesaikan persoalan masyarakat.
Menurutnya, dialog dan kehadiran pemerintah maupun kepolisian harus mampu memberikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi warga.
Ia kemudian mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat semangat Polisi Bersama Masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.
“Mari kita wujudkan semangat Polisi Bersama Masyarakat, sehingga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, tetapi menjadi kebutuhan dan tanggung jawab kita bersama,” tutupnya.
Melalui kunjungan tersebut, koordinasi Polrestabes Makassar, Forkopimda, dan instansi terkait diharapkan semakin kuat. Optimalisasi layanan 110 juga diharapkan meningkatkan respons kepolisian terhadap kebutuhan masyarakat.(*)







