Aceh Tengah – detikperistiwa.co.id
Upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah pascabencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda pada 26 November 2025 terus dilakukan. Salah satunya melalui penguatan sektor pertanian dengan pelepasan komoditas unggulan berupa alpukat, kentang, dan hasil tani lainnya, Rabu (6/5/2026).
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara PT Rumah Tani Nusantara Aceh Tengah dan PT Pos Indonesia (Persero), yang turut didukung oleh Deputi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia. Sinergi ini bertujuan memperluas akses pasar bagi petani lokal sekaligus meningkatkan nilai jual produk pertanian dari dataran tinggi Gayo.
Acara pelepasan ditandai dengan pemotongan pita di depan armada distribusi logistik oleh para pejabat dan perwakilan perusahaan yang hadir. Momentum tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam memperkuat rantai distribusi hasil pertanian Aceh Tengah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ferry Irawan selaku Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN Kemenko Perekonomian, Yuli Sri Wilanti sebagai Asisten Deputi Pengembangan BUMN Bidang Infrastruktur dan Logistik, serta Executive Vice President Regional 1 Sumatera PT Pos Indonesia, I Gusti Ngurah Alit Suriawan. Hadir pula CEO/Direktur Rumah Tani Nusantara, Bahtiar, Senior Manager Enterprises Business Regional 1 Sumatera Singgih Prasetyo, Executive Manager Kantor Cabang Lhokseumawe Willy Abdillah, dan Helmia selaku perwakilan PT Rumah Tani Nusantara Kabupaten Aceh Tengah.
Dalam laporannya, Helmia menyampaikan bahwa kerja sama ini bertujuan memastikan hasil panen petani terserap pasar dengan lebih optimal, sekaligus mengatasi kendala distribusi yang selama ini menjadi tantangan utama di daerah.
“Sejak 26 November 2025 hingga saat ini, kami telah berhasil mengirimkan sekitar 1.200 ton hasil pertanian ke Rumah Tani Nusantara di Jakarta,” ungkapnya.
Sementara itu, CEO Rumah Tani Nusantara, Bahtiar, menyebutkan bahwa kualitas kentang asal Aceh Tengah mampu bersaing di pasar nasional. Bahkan, berdasarkan hasil uji, kualitasnya setara dengan kentang dari Dieng.
“Kami akan terus mengembangkan kerja sama ini agar hasil pertanian dari Aceh Tengah dan Bener Meriah dapat terserap secara maksimal,” ujarnya.
Pihak PT Pos Indonesia (Persero) juga menegaskan komitmennya dalam mendukung distribusi komoditas pertanian secara cepat dan efisien melalui jaringan logistik yang menjangkau berbagai wilayah di Indonesia.
Program kolaboratif ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani, memperkuat rantai pasok, serta menjadikan Aceh Tengah sebagai salah satu sentra produksi komoditas unggulan yang berdaya saing nasional.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Ferry Irawan secara simbolis melepas pengiriman perdana 10 ton kentang menuju Jakarta, menandai langkah nyata kebangkitan ekonomi berbasis potensi lokal di Aceh Tengah.(#)












