Bireuen – detikperistiwa.co.id
Pemerintah Kabupaten Bireuen menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 secara khidmat di Lapangan Upacara Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen, Senin (4/5). Wakil Bupati Bireuen, Ir. Razuardi, M.T., bertindak sebagai inspektur upacara dalam peringatan yang mengusung semangat penguatan transformasi pendidikan nasional.
Dalam amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia yang dibacakan pada kesempatan tersebut, ditegaskan bahwa Hardiknas bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momentum strategis untuk merefleksikan pendidikan sebagai proses memanusiakan manusia. Transformasi pendidikan nasional saat ini menitikberatkan pada penerapan sistem Among yang digagas Ki Hajar Dewantara, yakni asah, asih, dan asuh, sebagai fondasi utama dalam membentuk generasi yang berkarakter dan berdaya saing.
Pemerintah Kabupaten Bireuen menyatakan komitmen penuh dalam mendukung arah kebijakan pendidikan nasional melalui lima pilar strategis, meliputi revitalisasi dan digitalisasi pendidikan, peningkatan kesejahteraan guru, penguatan pendidikan karakter, peningkatan mutu pembelajaran, serta perluasan akses pendidikan yang inklusif dan merata.
Wakil Bupati Bireuen, Ir. Razuardi, M.T., dalam sambutannya menegaskan bahwa upaya peningkatan kualitas pendidikan tidak dapat dilepaskan dari penguatan sumber daya manusia. Menurutnya, transformasi pendidikan harus didorong melalui pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning) yang ditopang oleh landasan Tiga M, yakni mindset yang progresif, mental yang tangguh, serta misi yang berorientasi pada kemaslahatan.
“Tanpa landasan Tiga M, kebijakan berpotensi berhenti pada tataran administratif dan angka-angka semata. Kunci keberhasilan pendidikan terletak pada kualitas manusia yang menjalankannya,” ujarnya.
Upacara peringatan ini turut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua DPRK Bireuen, Bunda PAUD Kabupaten Bireuen, Kepala Kantor Kementerian Agama, pimpinan perguruan tinggi, serta perwakilan organisasi profesi pendidikan seperti PGRI dan IGI Kabupaten Bireuen.
Melalui momentum Hardiknas 2026, Pemerintah Kabupaten Bireuen berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antar pemangku kepentingan dalam mewujudkan sistem pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan, sebagai fondasi menuju Indonesia yang cerdas, maju, dan bermartabat.
Detik Peristiwa












